Lonjakan Dukungan Pemilih Muda Kuatkan Elektabilitas Prabowo-Gibran
"Lonjakan pemilih muda dari gen Z dan milenial yang disertai makin solidnya basis pemilih partai pengusung menjadi alasan utama lonjakan elektabitas
TRIBUNJABAR.ID Melonjaknya dukungan generasi muda terhadap pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka menjadi alasan utama kuatnya elektabilitas yang dimiliki. Berkat hal tersebut Prabowo-Gibran menjadi kandidat yang sangat kuat di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Peneliti Lembaga Survei Polling Institute Kennedy Muslim melihat, ada banyak faktor yang bisa diandalkan untuk meningkatkan elektabilitas. Salah satu yang paling menonjol yakni banyaknya dukungan pemilih muda kepada Prabowo-Gibran.
"Lonjakan pemilih muda dari gen Z dan milenial yang disertai makin solidnya basis pemilih partai pengusung menjadi alasan utama lonjakan elektabitas Prabowo-Gibran," kata Kennedy dalam keterangannya, Sabtu (30/12).
Kennedy menilai, dukungan pemilih muda disebabkan adanya sosok Gibran yang mulai mendapat kepercayaan publik. Semenjak ada Gibran, pasangan tersebut dinilai telah memecah kebuntuan kepemimpinan dari kalangan muda di politik nasional.
Sehingga, lonjakan tersebut sangat wajar terjadi dan mengarah kepada pasangan Prabowo-Gibran.
"Narasi kampanye dari kelompok pendukung Prabowo Gibran bisa menjadi pendobrak kebuntuan kepemimpinan politik di level nasional," ucapnya.
Lanjut Kennedy, gaya kampanye keduanya juga sangat sukses diterima generasi muda, sehingga bisa mengalahkan paslon lainnya. Ia menilai, kampanye melalui media sosial yang dilakukan Prabowo-Gibran bersama tim pemenangannya sangat efektif menggaet dukungan lebih dari pemilih muda.
"Efektifnya kampanye di kanal media sosial mengalahkan dua pasangan capres lainnya menjadi faktor utama semakin dominannya dukungan terhadap Prabowo dalam pilpres kali ini seperti terekam di survei kami," paparnya.
Seperti diketahui, dalam survei terbaru Polling Institute periode 15-19 Desember 2023, Prabowo-Gibran mendapat dukungan sebanyak 67.3 persen dari pemilih berusia di bawah 21 tahun. Kemudian, untuk pasangan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar mendapat 9 persen dan duet koalisi PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo-Mahfud MD mendapat dukungan sebesar 8,6 persen.
Sedangkan, di pemilih berusia 22-25 tahun, Prabowo-Gibran mendapat dukungan sebesar 58,4 persen. Lalu Anies-Muhaimin mendapat 19,1 persen dan Ganjar-Mahfud mendapat 11,5 persen.
Lanjut dalam survei tersebut juga Prabowo-Gibran menjadi yang tertinggi di pemilih berusia 26-40 tahun dengan elektabilitas sebesar 47,9 persen. Untuk paslon Anies-Muhaimin mendapat 27,9 persen dan Ganjar-Mahfud mendapat 18,5 persen. (**Didin**)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/wowo2211.jpg)