Selasa, 28 April 2026

Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis Bersama Mitra Kerja DPR RI di Indramayu

Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Indramayu, pada Sabtu, (25/4).

Istimewa
SOSIALISASI - Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Aula Gedung Yayasan Cordova, Kabupaten Indramayu, pada Sabtu, (25/4). 
Ringkasan Berita:
  • Sosialisasi MBG di Indramayu digelar DPR RI dan BGN, dihadiri Netty Prasetiyani untuk menguatkan pemahaman masyarakat soal pentingnya pemenuhan gizi.
  • Netty menegaskan MBG adalah investasi Indonesia Emas 2045, menyoroti 1000 HPK dan edukasi Isi Piringku guna mencegah stunting.
  • Program didorong lewat sinergi pemerintah dan masyarakat untuk menekan stunting dan meningkatkan kualitas hidup.

TRIBUNJABAR.ID - INDRAMAYU - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disosialisasikan kepada masyarakat sebagai upaya strategis meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kegiatan sosialisasi yang dilakukan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) ini dilaksanakan di Aula Gedung Yayasan Cordova, Kabupaten Indramayu, pada Sabtu, (25/4).

Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani, Kepala KPPG Cirebon Yulian Septa Pratama, Ketua DPD PKS Kabupaten Indramayu Bhisma Panji Dewantara, serta ratusan peserta sosialisasi.

2Netty Prasetiyani sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Aula Gedung Yayasan Cordova
SOSIALISASI - Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Aula Gedung Yayasan Cordova, Kabupaten Indramayu, pada Sabtu, (25/4).

Dalam pemaparannya, Netty Prasetiyani menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan langkah strategis dalam mewujudkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

“Program Makan Bergizi Gratis adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi sehat, cerdas, dan berdaya saing. DPR RI akan terus memastikan program ini berjalan melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan secara optimal,” tegas Netty.

Ia juga menyoroti pentingnya intervensi gizi sejak 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sebagai periode krusial dalam menentukan kualitas tumbuh kembang anak.

“Pemenuhan gizi sejak masa kehamilan hingga usia dua tahun menjadi kunci dalam mencegah stunting dan meningkatkan kualitas kognitif anak. Ini bukan hanya program, tetapi gerakan bersama untuk masa depan bangsa,” tambahnya.

Selain itu, Netty turut mengedukasi masyarakat mengenai pola makan sehat melalui konsep “Isi Piringku” sebagai panduan gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari.

Keberhasilan program ini membutuhkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan. Gizi anak adalah tanggung jawab bersama terutama dalam tujuannya untuk melahirkan generasi unggul.

Kegiatan sosialisasi ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Diharapkan, melalui edukasi yang berkelanjutan dan pengawasan yang transparan, Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan optimal serta memberikan dampak nyata dalam menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved