Rodalink Buka Gerai Baru di Bandung, Usung Konsep “Home for Cycle"
Gerai baru Rodalink menegaskan dbukan sekadar toko sepeda, melainkan “rumah” bagi pecinta olahraga dengan konsep home for cycle
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Siti Fatimah
Ringkasan Berita:
- Rodalink menegaskan diri bukan sekadar toko sepeda, melainkan “rumah” bagi para pecinta olahraga, lewat pembukaan gerai barunya di Jalan Pasirkaliki, Kota Bandung dengan semangat home for Cycle
- Kehadiran toko ini dirancang sebagai pusat aktivitas olahraga, bukan hanya sekedar tempat jual beli sepeda
- Pembukaan gerai tersebut diramaikan dua kegiatan utama, yakni long ride sejauh 150 kilometer yang diikuti 120 peserta dari Depok, Bogor, dan Karawang menuju Bandung sejak pagi hari
Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Nazmi Abdurrahman
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Rodalink menegaskan diri bukan sekadar toko sepeda, melainkan “rumah” bagi para pecinta olahraga, lewat pembukaan gerai barunya di Jalan Pasirkaliki, Kota Bandung dengan semangat home for Cycle.
Head of Retail Rodalink, Elkana Timothy Yoe, mengatakan kehadiran toko ini dirancang sebagai pusat aktivitas olahraga, bukan hanya tempat jual beli sepeda.
“Kalau dilihat sekilas memang toko sepeda, tapi prinsip kami adalah sport hub. Targetnya bagaimana sepeda jadi bagian dari gaya hidup sehat, meski aktivitasnya bisa lari atau olahraga lain,” ujar Elkana, Sabtu (26/4/2026).
Pembukaan gerai tersebut diramaikan dua kegiatan utama, yakni long ride sejauh 150 kilometer yang diikuti 120 peserta dari Depok, Bogor, dan Karawang menuju Bandung sejak pagi hari.
Rombongan tiba secara bertahap mulai pukul 12.00 hingga 14.00 WIB.
Selain itu, Rodalink juga menggelar sunset run sejauh lima kilometer bekerja sama dengan komunitas lari di Bandung pada sore hari.
Rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari peresmian toko baru yang akan dilanjutkan dengan fun ride sejauh 10 kilometer mengelilingi Kota Bandung pada Minggu (27/4/2026).
Elkana menegaskan, konsep home for Cycle sudah menjadi semangat sejak awal berdirinya Rodalink.
Pihaknya ingin menjangkau semua kalangan, mulai dari pemula hingga profesional, anak-anak hingga dewasa.
“Kami ingin fasilitasi semua orang. Mau yang baru mulai, yang tidak punya teman bersepeda, sampai yang profesional, semua bisa di sini,” katanya.
Elkana menyebut, Rodalink juga menyediakan berbagai jenis sepeda sesuai kebutuhan, mulai dari sepeda jalan raya hingga kerikil atau berbatu, termasuk ukuran khusus bagi pengguna dengan kebutuhan tertentu.
Rodalink merupakan bagian dari Polygon Group yang telah berdiri sejak 1989 dan mengekspor sepeda ke lebih dari 60 negara.
Seluruh proses desain hingga produksi dilakukan oleh tenaga lokal Indonesia.
“Semua desainer kami orang Indonesia, banyak juga lulusan ITB. Ini jadi kebanggaan karena produk lokal bisa bersaing global,” ujarnya.
| Rela Nyicil Motor Demi Mengajar, Guru Swasta Ini Tempuh Jarak 88 Kilometer Setiap Hari |
|
|---|
| Ketahui Fungsi Lampu Penerang Plat Nomor Belakang Sepeda Motor |
|
|---|
| Pengelola Parkir Tritan Point Bandung Lepas Tangan, 7 Korban Motor Hilang Tak Dapat Ganti Rugi |
|
|---|
| Dedi Mulyadi Minta Panitia Tau Tau Festival Tanggung Jawab atas Hilangnya 7 Motor Pengunjung |
|
|---|
| Para korban yang Hilang Motor di Konser Tau Tau Festival Bandung Berharap Ada Ganti Rugi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Sun-set-run-meriahkan-pembukaan-gerai-Rodalink.jpg)