Jelang Takbiran, Bupati Dony Minta Razia Miras di Sumedang Diperketat
Dony Ahmad Munir menginstruksikan Satpol PP untuk mengintensifkan razia minuman keras (miras) selama momentum Idulfitri 1447 Hijriah
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Siti Fatimah
Ringkasan Berita:
- Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menginstruksikan Satpol PP untuk mengintensifkan razia miras selama momentum Idulfitri 1447 Hijriah
- Bupati Sumedang meminta aparat meningkatkan pemantauan di tempat hiburan, warung, serta lokasi yang sering dijadikan tempat berkumpul
Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk mengintensifkan razia minuman keras (miras) selama momentum Idulfitri 1447 Hijriah.
Penertiban difokuskan menjelang hingga malam takbiran guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Satpol PP diminta pererat koordinasi dengan Polres Sumedang.
Instruksi tersebut dikeluarkan sebagai langkah antisipasi meningkatnya aktivitas warga saat perayaan Lebaran, yang berpotensi memicu gangguan ketertiban jika tidak diantisipasi sejak dini.
“Kami telah menginstruksikan kepada Satpol PP untuk bersama Polres Sumedang melakukan razia miras di seluruh wilayah Kabupaten Sumedang, khususnya menjelang dan pada malam takbiran,"
"Hal ini penting untuk memastikan suasana Idulfitri di Sumedang berlangsung aman, tertib, dan kondusif,” ujar Dony, Senin (16/3/2026).
Menurutnya, peredaran dan konsumsi miras kerap menjadi pemicu gangguan keamanan, mulai dari tindakan kriminal hingga konflik di tengah masyarakat. Karena itu, pengawasan perlu diperketat di sejumlah titik yang berpotensi menjadi lokasi peredaran miras.
Dony meminta aparat meningkatkan pemantauan di tempat hiburan, warung, serta lokasi yang sering dijadikan tempat berkumpul warga pada malam hari. Selain penindakan, petugas juga diharapkan melakukan pembinaan kepada masyarakat.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan rasa aman dan nyaman. Jangan sampai ada gangguan ketertiban yang disebabkan oleh miras. Karena itu, pengawasan harus diperketat,” katanya.
Ia menambahkan, malam takbiran merupakan momen sakral bagi umat Islam yang seharusnya diisi dengan kegiatan positif dan bernuansa religius.
Bupati juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kondusivitas wilayah dengan mematuhi aturan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
“Kami berharap masyarakat turut mendukung upaya ini dengan menjaga lingkungan masing-masing, mematuhi aturan yang berlaku, dan bersama-sama menciptakan suasana Idulfitri yang damai, aman dan penuh kebersamaan,” katanya.
| Aparat Buat 'Lorong' di antara Material Longsor, Puluhan Motor Dievakuasi dari Cadas Pangeran |
|
|---|
| Kemenkum Jabar Kawal Pelindungan Hukum Komoditas Unggulan Biji Lada dan Vanili Sumedang |
|
|---|
| Puluhan Kendaraan Terjebak di antara Dua Titik Longsor Cadas Pangeran Sumedang |
|
|---|
| Mencekam, Begini Suasana di Jalur Bawah Cadas Pangeran usai Longsor, Penerangan Terbatas |
|
|---|
| Cadas Pangeran Diterjang Longsor Susulan, Terjadi di Tiga Titik, Jalan Masih Tak Bisa Dilalui |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Bupati-Sumedang-Dony-Ahmad-Munir-saat-memimpin-rapat-koordinasi-TPID.jpg)