Pengamat Energi Belum Melihat Efek Konflik Timur Tengah Terhadap BBM Pertamina
Pengamat Energi melihat konflik Timur Tengah belum berpengaruh dengan ketersediaan BBM di Indonesia
Penulis: Daniel Andreand Damanik | Editor: Siti Fatimah
Ringkasan Berita:
- Pengamat Energi menilai bahwa satgas lebaran dari PT Pertamina Patra Niaga sudah sangat serius mempersiapkan ketersediaan BBM khususnya saat arus mudik dan balik lebaran 2026
- Konflik Timur Tengah belum berpengaruh dengan ketersediaan BBM di Indonesia
Laporan Wartawan Tribun Jabar Daniel Andreand Damanik
TRIBUNJABAR.ID, KARAWANG - Momen arus mudik dan arus balik Lebaran tahun 2026, berdekatan dengan peristiwa peperangan di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Iran, dan Israel.
Beberapa wilayah di Indonesia, dikabarkan mengalami kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dari Pertamina dan terjadi "panic buying'' di beberapa daerah.
Menanggapi hal tersebut, Ugan Gandar selaku Pengamat Energi menilai bahwa satgas lebaran dari PT Pertamina Patra Niaga sudah sangat serius mempersiapkan ketersediaan BBM khususnya saat arus mudik dan balik lebaran 2026.
"Persiapan Pertamina tentu bukan satu atau dua bulan, sudah lama dipersiapkan untuk momen lebaran. Terkait dampak konflik Timur Tengah dengan ketersediaan BBM di Indonesia, saya amati sampai saat ini tidak belum berpengaruh bagi Indonesia," kata Ugan Gandar saat diwawancarai Tribun Jabar di Rest Area KM 57 tepatnya di Serambi My Pertamina, Senin (16/3/2026).
Sejak lama, Ugan Gandar mengaku sudah melihat persiapan dari Patra Niaga.
Terkait informasi adanya kelangkaan BBM dibeberapa titik di Indonesia, Ia menjelaskan bahwa kelangkaan memang terjadi di satu atau dua titik saja.
"Saya secara langsung melihat persiapan pertamina dan melihat sejumlah langkah antisipasi terkait ketersediaan BBM. Direktur Utama saja sudah menjamin tidak akan ada kelangkaan. Terkait adanya "panic buying", ini saya rasa karena kurangnya memahami sosialisasi, dan terpengaruh informasi media sosial yang belum terbukti kebenarannya. Pada dasarnya, ketersediaan BBM dari Aceh hingga Papua, aman," katanya.
Di tempat yang sama, Sofyano Zakaria selaku Pengamat Energi, juga menjelaskan terkait kualitas dari BBM Pertamina.
Sofyano Zakaria mengatakan, kualitas BBM itu pada dasarnya tergantung ron.
Masyarakat diminta untuk yakin dan jangan melihat nama produk, tapi melihat ronnya.
"Ron 92 pertamina itu tentu berbeda dengan ron 95 milik swasta. Produk pertamina tentu sudah teruji dan tak perlu diragukan lagi. Ada fakta membuktikan, salah satu perusahaan taksi dengan mobil mewah, BBM nya menggunakan ron 90 atau Pertalite , sampai saat ini lancar saja, padahal pakai Pertalite," katanya.
Kualitas BBM Pertamina pada dasarnya sudah teruji.
Sofyano mengatakan, sebelum BBM dipasarkan, tentu akan melewati tahapan pengujian dan tes.
"Pertamina sudah sangat profesional, jika ada isu BBM bercampur dengan air, mari kita uji dan buktikan. Negara tidak mungkin bermain-main, " kata Ugan Gandar.
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat
Pertamina Patra Niaga Regional JBB
BBM Pertamina
Pertamina
konflik Timur Tengah
pengamat energi
| Lowongan Kerja BUMN Terbaru April 2026 di PT Pertamina, Berikut Persyaratannya |
|
|---|
| Daftar Harga BBM Pertamina Senin 6 April 2026 Se-Indonesia, Cek Pertamax hingga Dexlitr |
|
|---|
| Pertamina Patra Niaga Regional JBB & Ditjen Migas Tinjau Lembaga Penyalur LPG, Pastikan Pasokan Aman |
|
|---|
| Pertamina Patra Niaga Regional JBB Pastikan Penyaluran BBM di Kota Cilegon Tetap Terjaga |
|
|---|
| Pertamina Patra Niaga Regional JBB Hadir Berikan Bantuan di Posko Pengungsian SPBE Cimuning |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Uji-Tera-dilakukan-di-SPBU-Pertamina-yang-ada-di-Rest-Area-57-Jakarta-Cikampek.jpg)