Kamis, 21 Mei 2026

Gerak Cepat Pemkab Sumedang Tangani Longsor Cisoka, Sungai Sempat Tersumbat Material

Pemerintah Kabupaten Sumedang bergerak cepat melakukan mitigasi dan penanganan pascalongsor yang terjadi di Sumedang

Tayang:
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Siti Fatimah
Tribun Jabar/Dok Humas Pemkab Sumedang
MITIGASI - Pemerintah Kabupaten Sumedang bergerak cepat melakukan mitigasi dan penanganan pascalongsor yang terjadi di Dusun Cisoka, Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Senin (23/2/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Pemkab Sumedang lakukan mitigasi dan penanganan pascalongsor di Desa Citengah, Sumedang
  • Pemerintah Kabupaten Sumedang melakukan pemantauan berkala akan terus dilakukan, terutama di kawasan dengan kontur tanah labil

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Pemerintah Kabupaten Sumedang bergerak cepat melakukan mitigasi dan penanganan pascalongsor yang terjadi di Dusun Cisoka, Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Senin (23/2/2026). 

Langkah tanggap darurat difokuskan pada pembersihan material longsoran yang sempat menyumbat aliran sungai kecil di lokasi kejadian.

Penanganan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah desa, pihak kecamatan, TNI dari Kodim, kepolisian dari Polres, hingga perangkat daerah terkait.

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memastikan kondisi lokasi kembali aman serta meminimalkan potensi dampak lanjutan.

Meski tidak menimbulkan kerusakan pada kawasan permukiman warga, pemerintah daerah tetap meningkatkan kewaspadaan.

Pemantauan terhadap pergerakan tanah dan titik rawan longsor terus dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan longsor susulan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Tuti Ruswati, mengatakan pihaknya telah meninjau langsung area terdampak, mulai dari titik atas lokasi longsor hingga bagian bawah yang tertutup material.

“Kita melihat dari titik puncak terjadinya longsor dan di bawah sudah dilakukan pembersihan bersama dengan stakeholder untuk mengantisipasi bencana longsor susulan,” ujarnya.

Selain pembersihan di badan tebing, tim gabungan juga membersihkan material yang menyumbat aliran sungai.

Langkah ini dinilai penting untuk mencegah terjadinya luapan air yang berpotensi memicu banjir bandang.

“Kami juga sudah membersihkan material longsoran yang menyumbat aliran sungai yang dikhawatirkan akan terjadi banjir di aliran Sungai Cihonje. Mudah-mudahan tidak ada longsor susulan," katanya.

Pemerintah Kabupaten Sumedang memastikan pemantauan berkala akan terus dilakukan, terutama di kawasan dengan kontur tanah labil.

Koordinasi lintas sektor juga diperkuat sebagai bagian dari mitigasi jangka pendek dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana lanjutan, demi menjaga keselamatan masyarakat sekitar.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved