Jumat, 15 Mei 2026

Bupati Dony Ajak Orang Tua di Sumedang Pantau Anak Hindari Perang Sarung Selama Ramadan

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengimbau agar tidak terlibat dalam aksi perang sarung, terutama selama bulan Ramadan

Tayang:
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Siti Fatimah
Tribun Jabar/Kiki Andriana
DONY AHMAD MUNIR - Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengajak seluruh orang tua di Kabupaten Sumedang untuk aktif memantau anak-anaknya agar tidak terlibat dalam aksi perang sarung, terutama selama bulan Ramadan. 
Ringkasan Berita:

Laporan : Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANGBupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengajak seluruh orang tua di Kabupaten Sumedang untuk aktif memantau anak-anaknya agar tidak terlibat dalam aksi perang sarung, terutama selama bulan Ramadan.

Sebagai kepala daerah, Dony menegaskan pentingnya peran keluarga dalam mencegah potensi kenakalan remaja yang bisa berujung pada tindakan berbahaya.

“Sebagai kepala daerah, saya mengajak semua orang tua untuk memantau anak-anak kita supaya tidak terlibat dan memicu perang sarung,” ujarnya kepada Tribun Jabar.id, Selasa (17/2/2026). 

Menurut Dony, tradisi perang sarung yang awalnya dianggap sebagai permainan kerap berkembang menjadi aksi yang berisiko.

Tidak jarang, sarung diisi benda keras atau aksi tersebut memancing emosi hingga berujung tawuran antar kelompok remaja.

Ia menilai, pengawasan dari orang tua menjadi kunci utama pencegahan.

Apalagi, perang sarung bisa menjurus pada tindakan yang membahayakan keselamatan anak-anak itu sendiri maupun orang lain.

“Perang sarung boleh jadi menjurus kepada tindakan-tindakan yang berbahaya dan memicu tawuran yang lebih parah,” katanya.

Dony pun mengingatkan para ayah dan ibu untuk lebih intens berkomunikasi dengan anak-anak, terutama pada malam hari setelah salat tarawih hingga menjelang sahur, waktu yang rawan dimanfaatkan untuk berkumpul tanpa pengawasan.

“Ayah, ibu, mengingatkan anak-anak, memantau, mengajak bicara anak-anak kita supaya mereka mengerti bahaya perang sarung,” tuturnya.

Selain pengawasan keluarga, Pemerintah Kabupaten Sumedang juga akan berkoordinasi dengan aparat keamanan dan unsur kewilayahan untuk meningkatkan patroli pada jam-jam rawan.

Dony berharap, Ramadan dapat menjadi momentum pembinaan karakter generasi muda, bukan justru diwarnai aksi yang merugikan diri sendiri dan orang lain.

“Ramadan adalah bulan ibadah, bulan pembentukan akhlak. Mari kita jaga anak-anak kita agar mengisi waktu dengan kegiatan positif dan bermanfaat,” katanya. 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved