Pemprov Jabar Pastikan Pasokan Pangan Terkendali Selama Ramadan dan Idulfitri 2026
Pemprov Jabar memastikan pangan di Jabar relatif terkendali untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat Ramadan dan Idulfitri 2026.
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Siti Fatimah
Ringkasan Berita:
- Pemprov Jabar memastikan pangan di Jabar relatif terkendali untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat Ramadan dan Idulfitri 2026.
- Prediksi surplus ketersediaan pangan dalam tiga bulan kedepan diperkuat dengan kondisi surplus pada Januari 2026.
Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Nazmi Abdurrahman
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan rantai pasok pangan di Jabar relatif terkendali untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat Ramadan dan Idulfitri 2026.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, Linda Al Amin, mengatakan beberapa komoditas seperti beras, jagung, daging sapi/ kerbau, daging ayam, dan cabai rawit diprediksi surplus dalam tiga bulan ke depan mulai Februari hingga April 2026.
Selain itu, ketersediaan beras di Jabar juga dalam tiga bulan kedepan tercatat sebanyak 3,1 juta ton, sedangkan kebutuhan beras masyarakat sebanyak 1,5 juta ton sehingga diprediksi terjadi surplus beras.
Tak cuma beras, ketersediaan jagung juga surplus.
Kebutuhan terhadap jagung dalam tiga bulan kedepan sebanyak 325.471 ton, sedangkan ketersediannya 493.153 ton.
Kebutuhan daging sapi/ kerbau yang biasanya meningkat pada Idulfitri pun dipastikan dapat terpenuhi.
Ketersediaan daging sapi/ kerbau sebanyak 60.448 ton dalam tiga bulan kedepan, sedangkan kebutuhannya 39.815 ton.
Selain daging sapi/ kerbau, kata Linda, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan daging ayam.
"Daging ayam surplus. Ketersediannya mencapai 392.609 ton. Adapun, kebutuhannya 211.051 ton," ujar Linda, dikutip Kamis (12/2/2026).
Komoditas lain yang kerap diperlukan saat Ramadan dan Idulfitri yakni cabai rawit, ketersediannya mencapai 55.688 ton, sedangkan kebutuhannya 35.483 ton.
Dikatakan Linda, prediksi surplus ketersediaan pangan dalam tiga bulan kedepan diperkuat dengan kondisi surplus pada Januari 2026.
Neraca pangan dari 12 komoditas, seperti beras, cabai rawit, bawang merah dan putih, daging ayam serta daging sapi menunjukkan nilai surplus pada Januari 2026.
Untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan saat Ramadan dan Idulfitri, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat akan menggelar Gerakan Pangan Murah. Pelaksanaannya bakal dilakukan di 27 kabupaten/ kota di Jabar.
| Hasil LKPM April Bakal Jadi Penentu Outlook Investasi Jawa Barat di Tengah Isu Geopolitik |
|
|---|
| Standarisasi Pembangunan Jalan di Era KDM, Pemprov Jabar Jaga Mutu hingga ke Pelosok |
|
|---|
| Tingkatkan Pendapatan Warga Miskin, Pemprov Jabar Kucurkan Bantuan 57 KUBE dan Pelatihan PMI |
|
|---|
| Gagal Urai Kemacetan Pakai Lampu Apill, Pemkot Cimahi Usul Bangun Bundaran ke Pemprov |
|
|---|
| Warga Jabar Bisa Ajukan Usulan Bansos dan Hibah Anggaran 2027 Secara Online, Berikut Tata Caranya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Ilustrasi-gelar-pangan-murah.jpg)