GRWE 2026 Hadirkan Tema Prism hingga Konsultasi Lengkap Calon Pengantin
Industri pernikahan kembali menunjukkan geliatnya melalui gelaran Grand Royal Wedding Expo (GRWE) 2026 yang menghadirkan ratusan vendor
Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Siti Fatimah
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Industri pernikahan kembali menunjukkan geliatnya melalui gelaran Grand Royal Wedding Expo (GRWE) 2026 yang menghadirkan ratusan vendor dalam satu lokasi.
Pameran ini menjadi ajang pertemuan antara pelaku bisnis wedding dengan calon pengantin yang tengah merencanakan hari spesial mereka, sekaligus ruang untuk membaca tren terbaru dunia pernikahan.
Sejak memasuki area pameran, pengunjung disambut beragam instalasi dekorasi, gaun pengantin elegan, hingga booth vendor yang menawarkan layanan lengkap mulai dari venue, wedding organizer, catering, fotografi, hingga transportasi pernikahan.
Beberapa booth menampilkan konsep dekorasi romantis dengan warna lembut, sementara layar besar menampilkan visual cincin pernikahan dan konsep resepsi modern yang memberi gambaran suasana hari bahagia calon pasangan.
Founder Vi Organizer sekaligus penggagas acara, Cia Ie, menjelaskan bahwa tahun ini pameran mengusung tema “Prism”, terinspirasi dari warna hologram yang memiliki spektrum beragam warna.
“Prism itu seperti warna hologram yang terdiri dari berbagai macam warna. Dari berbagai warna itu kami analogikan seperti love language yang berbeda-beda. Setiap pasangan punya karakter sendiri, jadi konsep pernikahannya juga bisa berbeda,” ujar Cia Ie saat ditemui di Harris Convention Center, Kamis (5/2/2026).
Menurutnya, tren warna pernikahan ke depan diprediksi mengarah pada warna-warna lembut atau soft tone seperti ungu muda, pink pastel, biru muda, hingga sentuhan holografik. Warna-warna tersebut dinilai memberikan kesan romantis, elegan, sekaligus modern.
Ia menyebut tren tersebut tidak muncul begitu saja, melainkan sejalan dengan perkembangan fashion global yang kini juga banyak mengusung palet warna lembut.
Cia mengatakan di dalam pameran ini terdapat sekitar 226 booth vendor, menjadikannya salah satu wedding expo terbesar di Bandung dan Jawa Barat.
Kelengkapan vendor disebut menjadi daya tarik utama karena calon pengantin dapat memperoleh semua kebutuhan pernikahan dalam satu tempat.
“Vendor di sini sangat komplit, mau konsultasi wedding organizer, catering, venue hotel, foto-video, dekorasi, sampai transportasi pengantin semuanya ada. Jadi datang ke satu tempat, bisa langsung siap merancang pernikahan,” ujar Cia Ie.
Ia mengibaratkan wedding expo seperti rumah sakit dengan banyak spesialis. Setiap vendor memiliki keahlian masing-masing yang bisa membantu calon pengantin merencanakan pernikahan secara lebih matang.
Selain menjadi tempat transaksi, pameran juga berfungsi sebagai ruang edukasi.
Menurut Cia Ie, banyak calon pengantin sebenarnya belum memiliki gambaran jelas soal konsep pernikahan.
| Baju Pengantin Ganti Baju Tahanan: Pria di Garut Diciduk Saat Resepsi Pernikahan karena Curanmor |
|
|---|
| Unik! Tradisi Pengantin Tebu di PG Sindanglaut Cirebon: Simbol 'Akad' Petani dan Pabrik Gula |
|
|---|
| Nikah Rp0 di Purwakarta: Pengantin Dijemput Mobil Dinas Mewah hingga Dirias Gratis dan Diberi Uang |
|
|---|
| Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Massal di KUA Depok, 5 Pengantin Banjir Hadiah |
|
|---|
| Viral, Pengantin di Bojongsoang Tumpangi Perahu Karet Terjang Banjir Menuju Pelaminan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/suasana-GRWE-2026-di-Ballroom-Harris-Hotel-Convention-Center-Festival-Citylink.jpg)