Miris, Ada Siswa SMP Tak Bisa Baca hingga Gabung Grup VCS di Indramayu, Terungkap oleh Satpol PP
Kepala Satpol PP dan Damkar Indramayu, Teguh Budiarso mengaku miris dengan temuannya saat menjaring siswa bolos
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Seli Andina Miranti
Termasuk soal temuan grup WhatsApp VCS di salah satu ponsel siswa SMP. Hal itu terungkap setelah petugas memeriksa ponsel satu per satu siswa tersebut.
Dari keterangan siswa itu, ia mengaku dapat undangan grup VCS itu dari temannya.
Baca juga: Misteri Tangisan Sebelum Penemuan Mayat Wanita Gosong di Kamar Kos Indramayu
“Itu teman saya yang masukin, bukan saya yang sengaja masuk,” ujar siswa tersebut.
Teguh menyampaikan, pembinaan yang dilakukan pihaknya hari ini tidak ada maksud menjelekkan siswa tersebut di hadapan orang tua maupun guru mereka.
Melainkan mengajak kepada orang tua dan pihak sekolah untuk bersama-sama mencari solusi soal kondisi tersebut.
Anak-anak yang hari ini terjaring razia, mencerminkan pendidikan di Indramayu masih jauh dari harapan.
“Ini merupakan tanggung jawab kita bersama, baik itu orang tua, begitu pula dari pihak sekolah untuk sama-sama memberikan pengawasan, ini untuk mendidik kader kader generasi penerus harapan bangsa,” ujar dia.
| Setelah 40 Tahun Tertutup Kios PKL, Pemilik Toko di Cicadas Lega Depan Usahanya Kini Rapi |
|
|---|
| Bupati Indramayu Lucky Hakim Sampaikan Amanah, Serahkan Bantuan Kursi Roda untuk Atlet Difabel |
|
|---|
| Ada Nobar Persija vs Persib Bandung di Indramayu, Terbuka untuk Umum, Ini Lokasi dan Jadwalnya |
|
|---|
| Wajah Baru Cicadas Setelah 24 Kios PKL Kosong Dibongkar Satpol PP, Tak Terlihat Kumuh Lagi |
|
|---|
| 24 Kios PKL di Cicadas Bandung Kembali Dibongkar, Lokasinya Akan Dijadikan Koridor BRT |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/siswa-yang-terjaring-bolos-sekolah-di-Indramayu.jpg)