Viral Kakek di Bone Nekat Culik Bocah SMP gara-gara Lamaran Ditolak Berkali-kali
Berkali-kali ditolak cintanya, kakek berinisial SR (60) itu akhirnya nekat menculik sang bocah SMP.
TRIBUNJABAR.ID - Bukanya legowo saat cinta ditolak, seorang kakek justru menculik bocah SMP yang menolak cintanya.
Peristiwa tersebut terjadi di Bone, Sulawesi Selatan.
Sang kakek awalnya meminta keluarga agar bisa menikahi siswi SMP tersebut, sayangnya tak juga mendapat restu.
Berkali-kali ditolak, kakek berinisial SR (60) itu akhirnya nekat menculik sang bocah SMP.
Baca juga: Mantan Ketua DPRD Jawa Timur Mengaku Tidak Diculik Meski Menghilang 5 Hari
Rupanya, pelaku dan korban merupakan tetangga. Tampang kakek SR pun viral di media sosial.
Sebelumnya, peristiwa penculikan bocah SMP berinisial AN menghebohkan warga sekitar, Senin (14/7/2025).
NA diculik saat baru pulang sekolah.
Tak disangka, pelakunya ternyata kakek SR yang merupakan tetangga korban. Kakek SR tak sendiri dalam melancarkan aksinya, sang pria lanjut usia dibantu seorang pensiunan ASN.
Korban diseret secara paksa oleh lima orang pelaku ke dalam mobil, salah satunya adalah SR yang disebut membawa parang.
Lima pelaku tersebut yakni:
- SR (60), petani, Desa Bainang
- HJ (76), pensiunan ASN, Dusun Bekku, Desa Paccing
- AP (56), wiraswasta, Jalan A.P Pettarani
- AD (55), ibu rumah tangga, Jalan A.P Pettarani
- MA (53), petani, BTN Biru Permai
Baca juga: Warga Cimindi Pangandaran Geger, Kakek yang Dicari Orang Sekampung ternyata Sedang Bertapa di Kebun
Warga sempat menyaksikan kejadian itu namun tak berani menolong karena intimidasi senjata.
SR disebut telah berkali-kali melamar korban kepada keluarganya, meski terpaut usia sangat jauh dan korban masih di bawah umur.
Penolakan itu memicu SR untuk menyusun aksi penculikan bersama empat pelaku lainnya, dua di antaranya adalah perempuan.
"Menurut pengakuan pelaku utama SR, dia suka sama korban. Dan pernah ditolak oleh keluarganya makanya diculik," ujar Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Alvin Aji Kurniawan.
Beruntung, korban berhasil diselamatkan dalam waktu kurang dari empat jam setelah kejadian.
Ia ditemukan dalam keadaan selamat di Desa Cinnong, Kecamatan Amali, masih mengenakan seragam sekolah.
Namun, secara psikis, NA mengalami trauma dan kini dalam pendampingan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bone.
Kasus ini menyoroti bahaya obsesi dalam hubungan sepihak yang melibatkan ketimpangan usia dan kekuasaan.
Kepolisian menegaskan bahwa kelima pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan terancam hukuman hingga 15 tahun penjara.
“Keselamatan dan pemulihan korban menjadi prioritas utama kami,” tegas AKP Syafriadi dari Polres Bone.
Baca juga: Bocah di Sukabumi Selamat dari Penculikan setelah Lompat dari Motor Penculik, Polisi Sedang Pastikan
Sementara itu saat ini, kelima pelaku ditahan di Mapolres Bone untuk penyelidikan lebih lanjut.
#BeritaViral
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com
| Viral Jalan Putus akibat Sungai Meluap di Cirebon, Sisa Jalan Terlalu Berbahaya untuk Dilalui |
|
|---|
| Viral Detik-detik Truk Sampah 'Dimakan' Jalan Ambles di Ciwaruga Bandung Barat, Bawa 2,4 Ton Sampah |
|
|---|
| Ingat Kasus Viral Pelajar Sukabumi Dianiaya? Mandeg 7 Bulan, Ibu Korban Pertanyakan Kerja Polisi |
|
|---|
| Viral Mobil Tabrak Sepeda Motor hingga Cekcok di Puncak Pass Cianjur, Diduga gara-gara Dikejar Matel |
|
|---|
| Viral Video Dugaan Premanisme di Ciamis, Ternyata Keribatan Dua Sopir di Tasikmalaya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Tampang-kakek-SR-kakek-penculik-siswi-SMP-di-Bone.jpg)