Pengelola Gelora Bung Karno Minta Maaf Imbas Suara Aneh di Speaker yang Undang Perhatian Pengunjung
Manajemen Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (PPK-GBK), Senayan, Jakarta, menyampaikan permohonan maaf.
TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Manajemen Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (PPK-GBK), Senayan, Jakarta, menyampaikan permohonan maaf.
Hal itu berkaitan dengan video yang menunjukkan speaker di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) mengeluarkan suara desahan wanita. Video itu viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah Instagram @info_jabodetabek, satu pengunjung merekam suara speaker tersebut dari tempat parkir. Speaker terpasang di tiang tepi taman GBK.
"Sebuah kejadian tak biasa terjadi di Gelora Bung Karno, Jakarta. Seorang pengunjung merekam momen ketika speaker umum di area tersebut, yang biasanya memutar musik dan pengumuman, tiba-tiba mengeluarkan suara aneh yang mengundang perhatian para pengunjung yang sedang berolahraga maupun melintas," tulis akun @info_jabodetabek.
Mengenai hal itu, manajemen pengelola minta maaf.
Baca juga: Kisah Pey 25 Tahun Bertahan Berjualan Buku di Pasar Palasari: Ada Buku Bung Karno hingga Shinchan
"Manajemen PPKGBK menyampaikan permohonan maaf atas insiden suara tidak pantas yang sempat terdengar melalui pengeras suara di area publik," tulis PPK-GBK dalam keterangannya.
Manajemen GBK janji bakal mengawasi konten dan memberikan pelatihan kedisiplinan teknis kepada para petugas untuk mencegah kejadian serupa.
"Kami memahami bahwa GBK adalah ruang publik yang dihormati dan digunakan oleh berbagai kalangan masyarakat, termasuk anak-anak dan keluarga. Kami menyesalkan kejadian ini dan berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pengawasan dan pelayanan secara menyeluruh," tulis manajemen.
Manajemen PPKGBK mengakui adanya kelalaian petugas dalam memutar audio di pengeras suara area GBK.
Baca juga: PERANG Terbuka Dedi Mulyadi-Pramono Anung, Saling Sindir di Forum Resmi untuk Tujuan 2029?
"Hasil evaluasi internal menyimpulkan bahwa kejadian ini berasal dari kelalaian petugas yang memutar salah satu playlist bebas hak cipta (no copyright) tanpa melakukan pengecekan menyeluruh," tulis PPK-GBK.
Menanggapi kelalaian tersebut, manajemen PPK-GBK telah memberikan teguran keras dan evaluasi terhadap petugas terkait. Seluruh playlist audio juga disebut telah diulas ulang.
Ke depan, hanya playlist kurasi resmi yang diperbolehkan digunakan.
"Sistem pemutaran audio kini diperketat, hanya dapat diakses oleh personel terverifikasi," tulis PPK-GBK. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Munculnya Suara Tak Senonoh di Speaker GBK yang Berujung Permintaan Maaf"
| Viral Aksi Pemalakan di Perlintasan Kereta Api Rancaekek, Dua Pelaku Diamankan |
|
|---|
| Viral Bobotoh Berikan Nama Anak Ada Unsur Persib, Bukti Jadi Penggemar Sejati, Begini Kisahnya |
|
|---|
| Viral Dua Pria di Haurgpugur Bandung Palak Pengendara hingga Pukul Kaca Mobil, Kini Diciduk Polisi |
|
|---|
| Dedi Mulyadi Bakal Sulap Jembatan Cirahong Jadi Tempat Wisata dengan Bangunan Khas Sunda |
|
|---|
| Jawaban RSHS Bandung saat Dedi Mulyadi Tanya Sanksi Perawat yang Lalai Beri Bayi ke Orang Lain |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/vvip-stadion-utama-gelora-bung-karno.jpg)