Persib Bandung

Zulkifli Lukmansyah, Pemain Muda Persib yang Memilih "Jalur Maraton" Menuju Musim Baru Liga Super

Alih‑alih berpuas diri, ia sengaja menempatkan fokus pada proses peningkatan kualitas individu—dari aspek fisik, teknik, hingga mental bertanding.

PERSIB.co.id/Fernando Hero
Penyerang sayap PERSIB, Zulkifli Lukmansyah dibayangi pemain Port FC pada pertandingan pertama Grup B Piala Presiden 2025 di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, Minggu, 6 Juli 2025. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Penyerang belia Persib, Zulkifli Lukmansyah, menegaskan dirinya tidak sedang mengejar target bombastis di gelaran Liga Super 2025/26.

Lulusan Akademi Persib yang lahir pada 9 Agustus 2006 ini hanya ingin terus mengasah performa bersama skuad senior, sembari menyerap ilmu dari para pemain berpengalaman di ruang ganti Pangeran Biru.

Promosi ke tim utama pada paruh musim lalu menjadi titik balik kariernya. Dalam ajang Piala Presiden 2025, remaja asal Rancaekek, Kabupaten Bandung itu dipercaya tampil di dua pertandingan—sebuah kesempatan langka bagi pemain seusianya.

Karakter bermainnya yang lugas, berani menekan dari lini depan, dan penuh rasa percaya diri membuat publik memuji penampilan pemilik nomor punggung 73 tersebut.

Tak heran apabila namanya kini masuk radar pelatih kepala untuk berlaga di kompetisi liga paling bergengsi di Tanah Air. Kendati begitu, Zulkifli menolak larut dalam euforia.

“Zul harus bersaing secara sehat dan bisa belajar dari senior‑senior," tegasnya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat, 11 Juli 2025.

Alih‑alih berpuas diri, ia sengaja menempatkan fokus pada proses peningkatan kualitas individu—dari aspek fisik, teknik, hingga mental bertanding.

“Harus terus berlatih lebih keras serta terus berproses," tambahnya singkat namun mantap.

Zulkifli Lukmansyah, pemain belia binaan Akademi Persib yang menunjukkan potensi besar yang langsung mencuri perhatian pelatih kepala, Bojan Hodak.
Zulkifli Lukmansyah, pemain belia binaan Akademi Persib yang menunjukkan potensi besar yang langsung mencuri perhatian pelatih kepala, Bojan Hodak. (ligaindonesiabaru.com)

 
Sorotan di Piala Presiden 2025

Kilau potensinya kian terpancar di partai pembuka Grup A Piala Presiden 2025 melawan Port FC di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu, 6 Juli 2025.

Ditempatkan di sisi kiri penyerangan, Zulkifli memamerkan kecepatan dan keberanian mengeksekusi duel satu lawan satu. Para penonton serta pencari bakat menilai aksinya “cukup menjanjikan” untuk ukuran debutan.

Momen itu juga menegaskan kembali tekad sang pemain agar terus berkembang.

"Alhamdulillah saya dikasih menit bermain oleh Coach Bojan (Hodak). Tapi, Zul merasa belum bisa memberikan yang terbaik dan pasti ke depannya akan terus berlatih lebih keras serta terus berproses," ujarnya merendah, sembari menekankan masih panjangnya jalur pembelajaran yang harus ditempuh.

Meski Persib menelan kekalahan pada laga tersebut, Zulkifli tidak menganggapnya sebagai kemunduran.

"Mengenai hasil pertandingan, mungkin pelatih juga ingin melihat proses kita yang sedang persiapkan untuk kompetisi dan di Asia nanti. Jadi terus berproses, hasil hari ini bukan jadi satu acuan khusus," tegasnya, memperlihatkan kedewasaan berpikir di usia yang baru menginjak 19 tahun.

Pemain Persib Bandung, Zulkifli Lukmansyah menguasai bola berhadapan dengan kiper Port FC, Somporn Yos pada laga Piala Presiden 2025 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (6/7/2025).
Pemain Persib Bandung, Zulkifli Lukmansyah menguasai bola berhadapan dengan kiper Port FC, Somporn Yos pada laga Piala Presiden 2025 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (6/7/2025). (Tribun Jabar/Gani Kurniawan)
Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved