Jumat, 15 Mei 2026

Ketua Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla Sesalkan Perusakan Rumah di Cidahu, Minta Diusut Tuntas

JK meminta aparat mengusut tuntas peristiwa tersebut dan menindak secara tegas dan adil.

Tayang:
Editor: Ravianto
Kolase Tangkapan layar video
DEDI MULYADI KE SUKABUMI - Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (kiri). Foto kanan memperlihatkan warga merusak rumah yang dijadikan tempat ibadah di Kampung Tangkil, Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi pada 27 Juni 2025. 

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla (JK), menyesalkan insiden pembubaran kegiatan ibadah dan perusakan bangunan tempat beribadah yang terjadi di Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu (29/6/2025).

JK meminta aparat mengusut tuntas peristiwa tersebut dan menindak secara tegas dan adil serta menyelesaikan akar masalahnya. 

“Kami meminta kepada aparat penegak hukum untuk menyelesaikan kasus ini secara adil, transparan, dan tegas sesuai dengan hukum yang berlaku."

PEMBUBARAN RETREAT PELAJAR - Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) atau mantan Wapres RI, Jusuf Kalla (JK) dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan respons soal kasus aksi intoleransi terjadi di kawasan Cidahu, Sukabumi. Dedi Mulyadi dan Jusuf Kalla menyikapi pembubaran retreat pelajar oleh warga di Cidahu, Sukabumi. Kedua tokoh minta aparat penegak hukum mengusut. 
PEMBUBARAN RETREAT PELAJAR - Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) atau mantan Wapres RI, Jusuf Kalla (JK) dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan respons soal kasus aksi intoleransi terjadi di kawasan Cidahu, Sukabumi. Dedi Mulyadi dan Jusuf Kalla menyikapi pembubaran retreat pelajar oleh warga di Cidahu, Sukabumi. Kedua tokoh minta aparat penegak hukum mengusut.  (Tribunnews.com/Ibriza Fasti Ifhami/Instagram Dedi Mulyadi dan InfoSukabumi)

"Termasuk menyelesaikan akar masalahnya. Penegakan hukum yang tegas sangat penting agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa depan,” ujar JK, Senin (30/6/2025).

Selain itu, JK juga mengimbau masyarakat, untuk menahan diri dan tetap mengedepankan prinsip dialog dalam menyelesaikan masalah.  

Menurutnya, menjaga kerukunan dan saling menghormati antarumat beragama merupakan kunci penting dalam mewujudkan dan tetap menjaga persatuan bangsa.

Dewan Masjid Indonesia, kata Jusuf Kalla, berkomitmen untuk terus memperkuat persatuan dan mendorong terciptanya kehidupan beragama yang rukun dan harmonis.

Ia berharap semua pihak bisa menahan diri dan mengedepankan penyelesaian yang bermartabat demi menjaga persatuan bangsa.(*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved