Jumat, 1 Mei 2026

SPMB Kota Bandung 2025

Farhan Ngaku Tahu Tekanan Hadapi 'Orang Kuat' di SPMB Bandung 2025, Ini yang Dia Lakukan

Farhan mengatakan, pihaknya bersama Wakil Wali Kota Bandung, Erwin dan anggota DPRD Kota Bandung sudah memiliki mekanisme

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Ravianto
hilman kamaludin/tribun jabar
BEKINGAN SPMB - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan saat memberikan keterangan di SMP Negeri 2 Bandung, Selasa (24/6/2025). Farhan mengaku telah menyiapkan beking untuk menangkal tekanan saat pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, telah menyiapkan beking untuk menangkal tekanan saat pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang saat ini memasuki tahap pendaftaran.

Tekanan politik tersebut yakni adanya orangtua siswa dari kalangan tertentu terutama dari orang 'kuat' yang menitipkan anaknya agar bisa masuk ke sekolah favorit dengan mudah atau tanpa mengikuti aturan yang ada.

Farhan mengatakan, pihaknya bersama Wakil Wali Kota Bandung, Erwin dan anggota DPRD Kota Bandung sudah memiliki mekanisme untuk menangani tekanan-tekanan politik dalam hal SPMB tersebut.

KONSULTASI SPMB - Orang tua siswa saat konsultasi SPMB di Kantor Dinas Pendidikan Kota Bandung, beberapa waktu lalu.
KONSULTASI SPMB - Orang tua siswa saat konsultasi SPMB di Kantor Dinas Pendidikan Kota Bandung, beberapa waktu lalu. (Tribun Jabar/Hilman Kamaludin)

"Ya kita ngertilah tekanan itu pasti ada. Yang namanya menjaga dan memastikan masa depan anak kan ya demi anak emas semua dilakukan."

"Tapi pada saat bersamaan, kami juga memastikan bahwa upaya tersebut dilakukan dalam sebuah koridor hukum yang benar," ujarnya saat ditemui di SMP Negeri 2 Bandung, Selasa (24/6/2025).

Baca juga: Cara Daftar SPMB Jabar 2025 Tahap 2 Jalur Prestasi SMA/SMK, Lengkap dengan Persyaratannya

Untuk menangkal tekanan politik dalam hal SPMB itu, pihaknya telah melibatkan TNI/Polri dan Kejaksaan Negeri Kota Bandung agar pelaksanaannya bisa berjalan sesuai aturan dan tidak ada intervensi dari pihak mana pun.

"Sehingga butuh backing, iya dong backing yang benar ini mah. Jadi kalau saya ditelepon sama orang-orang kuat gitu, saya masih bisa bilang, tolong ke Pak Dandim, Pak Dandim tolong nih, saya ada yang neror, misalnya gitu lah ya," kata Farhan.

HARI PERTAMA SPMB - Suasana SDN Banjarsari 113 Kota Bandung di hari pertama SPMB, Senin (23/6/2025).
HARI PERTAMA SPMB - Suasana SDN Banjarsari 113 Kota Bandung di hari pertama SPMB, Senin (23/6/2025). (Tribun Jabar/Putri Puspita)

Di sisi lain, pihaknya juga melakukan pengawasan ketat selama proses SPMB tersebut agar tidak terjadi kecurangan dan Farhan memastikan, jika hal seperti itu terjadi, maka pihaknya tak segan melakukan penegakan hukum.

"Yang pasti gini, kalau penegakan hukum tetap harus ada di kepolisian dan ada di kejaksaan. Tentu lewat mekanismenya sendiri mereka melakukan pengawasan dan mendeteksi. Sementara dari TNI itu memastikan bahwa tidak ada intervensi-intervensi yang aneh," ucapnya.

Dalam melakukan pengawasan ini, Farhan memastikan, pihaknya telah membentuk tim khusus yang nantinya akan langsung berada di sekolah-sekolah, terutama di sekolah yang data peminatnya cukup banyak.

"Kita nggak bisa sendiri, ada Pak Dandim, ada Pak Wakapolres, ada Pak Kasi Intel juga dari Kejaksaan Negeri, jadi kita kompak. Ini dalam rangka menjaga supaya SPMB berjalan dengan baik dan lancar," ujar Farhan.

Tak hanya itu, pihaknya juga telah menandatangani fakta integritas bersama dengan seluruh kepala sekolah, TK Negeri, SD Negeri, dan SMP Negeri dalam rangka untuk menjaga integritas dalam pelaksanaan SPMB ini.

"Karena bagaimanapun juga kita ingin menunjukkan bahwa kita betul-betul niat bahwa SPMB yang sekarang ini bersih. Berbagai macam edukasi kita lakukan, supaya kita juga bisa menunjukkan kualitas kerja yang baik," katanya.(*)

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved