Peralatan Judi Kasino di Kosambi Kota Bandung Dipesan dari Cina, Lewat Pelabuhan Kemudian Dirakit
Perjudian kasino di wilayah Kosambi, Kota Bandung, terungkap ternyata baru beroperasi sekitar tiga harian.
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Januar Pribadi Hamel
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Perjudian kasino di wilayah Kosambi, Kota Bandung, terungkap ternyata baru beroperasi sekitar tiga harian.
Polda Jabar pun langsung melakukan penindakan hukum dengan menggerebek lokasi tersebut pada Senin (16/6/2025).
Kapolda Jabar, Irjen Rudi Setiawan menjelaskan berdasarkan informasi masyarakat sekitar perjudian kasino di sana baru buka sekitar tiga harian.
Kepolisian pun dari hasil penggerebekan sempat mengamankan puluhan orang untuk dimintai keterangannya.
"Ternyata, jumlah omzet perputaran judi kasino itu sebesar Rp 390 jutaan yang ada di brangkas managemen, perputaran antara Rp 100-300 jutaan. Semakin pagi dini hari semakin besar karena perputaran dini lebih banyak lagi. Keuntungan dari judi disetorkan ke bank swasta," ujarnya, Rabu (18/6/2025) di lokasi.
Kapolda Jabar, Irjen Rudi pun menyebut peralatan judi kasino ini berasal dari tersangka HP. Dia yang memesan secara online langsung dari Cina, datang ke pelabuhan, dan dikirim ke Bandung.
Baca juga: 44 Orang Ditetapkan Tersangka dari Kasus Judi Kasino di Kosambi Kota Bandung, Termasuk Pemodal
"Kemudian, dirakit di lokasi judi kasino. Untuk mendapatkan member judi, mereka awalnya dari undangan orang-orang tertentu, namun karena dua hari masih merugi, akhirnya membuka untuk orang umum masuk ke lokasi judi lewat japri dan mulut ke mulut," katanya.
Kapolda pun menegaskan, lokasi tersebut awalnya ialah karaoke dan billiard pada pagi sampai sore hari, serta ada lapangan futsal juga. Namun, keuntungan tak signifikan sehingga ada tawaran kepada pemilik itu untuk tempat judi dan lebih besar keuntungannya. (*)
Artikel TribunJabar.id lainnya bisa disimak di GoogleNews.
IKUTI CHANNEL WhatsApp TribunJabar.id untuk mendapatkan berita-berita terkini via WA: KLIK DI SINI
| Kota Bandung Hadapi Krisis Sampah Mulai 11 Januari 2026, Buka Opsi Buang ke Daerah Lain |
|
|---|
| Jengkel Pelaku Parkir Liar di Bandung Terus Datang Lagi usai Ditindak, Farhan: Siga Ngusir Reungit |
|
|---|
| Spanduk Penolakan Bersanding dengan Spanduk Pengumuman Pembangunan BRT, PKL di Bandung Resah |
|
|---|
| Konsep Parkir 'Park and Ride' Jadi Solusi Parkir dan Dukung BRT, Pemkot Bandung Cari Investor |
|
|---|
| Farhan Ungkap Tantangan Proyek BRT di Bandung: Lahan Parkir dan Aktivitas Pertokoan Jadi Perhatian |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Polda-Jabar-Judi-Kasino-Kosambi.jpg)