Farhan Rombak dan Lantik Pejabat Tinggi Pemkot Bandung, Ingatkan Kasus Korupsi Kadispora
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, akhirnya merombak sejumlah pejabat tinggi Pemkot Bandung dan mereka langsung dilantik di Balai Kota Bandung.
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Januar Pribadi Hamel
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, akhirnya merombak sejumlah pejabat tinggi Pemkot Bandung dan mereka langsung dilantik di Balai Kota Bandung, Senin (16/6/2025).
Total ada 13 pejabat tinggi yang dilantik yakni Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Ronny Ahmad Nurdin, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Eric Mohammad Atthauriq, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Dudy Prayudi.
Kepala Dinas Pendidikan Asep Saeful Gufron, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Asep Cucu Cahyadi, Staf Ahli Wali Kota Bandung Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Arief Syaifudin, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Adi Junjunan Mustafa.
Kemudian Kepala Dinas Perhubungan Rasdian Setiadi, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Bambang Sukardi, Staf Ahli Wali Kota Bandung Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Fajar Kurniawan, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Dewi Kaniasari, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Anhar Hadian, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Darto.
"Hari ini sudah memulai pelantikan untuk jabatan pimpinan tinggi, kadis, kaban, staf ahli dan asisten. Tugas utamanya mewujudkan visi Bandung Unggul, Terbuka, Amanah, Maju, Agamis," ujar Farhan saat ditemui usai pelantikan, Senin (16/6/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Farhan mewanti-wanti agar semua pejabat tinggi yang baru dilantik tersebut menjaga integritas. Farhan pun menyinggung kasus korupsi dana hibah pramuka yang menjerat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung Eddy Marwoto.
Farhan memastikan, untuk mengisi kekosongan posisi Kadispora Kota Bandung tersebut, pihaknya sudah menunjuk Sekretaris Dispora sebagai Pelaksana Tugas (Plt) agar pelayanan tetap berjalan.
"Yang pasti kita sudah menunjuk Plt (diisi) Sekdis, sebetulnya kan itu kasus lama ya dari 2017 sampai 2020. Saya rasa gak perlu saya omongin lagi, semua orang sudah belajar dengan sendirinya karena kita sih pada dasarnya pengawasannya dobel saja lah sekarang," ucapnya.
Ia mengatakan, pihaknya akan melakukan pengawasan ketat agar kejadian yang sama tidak terus terulang, bahkan dia pun bakal melakukan peninjauan ulang terkait prosedur dana hibah dan yang lainnya.
"Jadi yang memang ditinjau ulang adalah prosedural bagi hibah, itu sedang diawasi, prosedural kerjasama dengan pihak ketiga sedang diawasi juga dan terakhir tentunya menjaga bersama-sama manajemen aset. Itu tiga hal yang sedang kita fokus menyangkut masalah reformasi birokrasi," ujar Farhan. (*)
| Ono Surono Desak Farhan Sat-set Tangani Bandung Zoo, Singgung Tanggung Jawab Pemkot |
|
|---|
| Pemkot Bandung Pertahankan Belanja Pegawai di Bawah 30 Persen, Nasib Ribuan PPPK Dijamin Aman |
|
|---|
| Seleksi Terbuka Pengelola Kebun Binatang Bandung: Pemkot Fokus pada Aspek Konservasi Hewan |
|
|---|
| Jejak Sejarah Makam Cikadut Bandung: Era Kolonial ke Jepang, Kini Bakal Jadi Kawasan Cagar Budaya |
|
|---|
| Kawasan Pemakaman Cikadut jadi Cagar Budaya dan Wisata Sejarah, Sudah Berstatus ODCB |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Wali-Kota-Bandung-Muhammad-Farhan-saat-berfoto.jpg)