Ingat Geng Motor yang Serang Permukiman Warga di Cirebon? Kini Mereka Ditangkap!
Sekelompok pengendara motor diduga mengejar warga yang tidak bersalah karena disangka bagian dari kelompok lawan.
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
“Karena yang dikejar itu ngumpet dan gak keluar lagi, akhirnya mereka menggedor-gedor rumah warga. Karena gak ketemu juga, mereka melampiaskan emosi dengan memecahkan kaca salah satu rumah,” jelas dia.
Dua hari setelah kejadian, tim Reskrim menggerebek lokasi di Desa Karangmulya, Kecamatan Plumbon dan mengamankan sejumlah pelaku serta barang bukti berupa dua celurit, satu corbek, dan senjata tajam jenis “martin” yang disebut-sebut sebagai "pencabut nyawa".
“Dengan barang bukti senjata tajam dan botol molotov, ini bukan sekadar kenakalan remaja. Ini tindakan pidana serius,” kata Sumarni.
Polisi telah mengidentifikasi peran masing-masing pelaku.
Ironisnya, mayoritas dari mereka masih berusia di bawah 20 tahun.
Berikut daftar identitas pelaku yang diamankan:
YSW (16): Pembuat dan pelempar bom molotov
AM (22): Pelempar molotov dan batu
IS (18): Pelempar batu ke rumah warga
MRF (18), BK (16), dan W (16): Pemilik senjata tajam
YAA (19), MS (17), dan TR (20): Pelaku dan joki dalam aksi pengejaran
Para pelaku dijerat dengan Pasal 2 Ayat 1 UU Darurat No. 12 Tahun 1951 tentang Kepemilikan Senjata Tajam, Pasal 170 KUHP tentang Kekerasan Secara Bersama-sama, Pasal 406 KUHP tentang Pengrusakan Barang, dan Pasal 200 KUHP tentang Pengrusakan Gedung.
“Mereka kini menjalani proses hukum lebih lanjut. Kami akan terus melakukan patroli rutin dan operasi untuk pencegahan dan penindakan geng motor, termasuk tiap minggu keliling sekolah untuk edukasi ke pelajar,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk ikut serta menjaga lingkungan dan segera melapor jika menemukan indikasi keberadaan geng motor.
“Kami akan tindak tegas semua bentuk premanisme, kekerasan jalanan, dan ancaman terhadap keamanan publik. Tidak ada tempat bagi geng motor di Cirebon,” ucap Sumarni.
| Puluhan Anggota Geng Motor Brutal di Cimahi Ditangkap, Mayoritas Masih Pelajar |
|
|---|
| Viral Geng Motor Brutal di Cimahi, Hajar Korban di Tengah Jalan hingga Rampas Barang Berharga |
|
|---|
| Bukan Sekadar Seremonial! Tradisi Sakral Ini Warnai Hari Jadi Cirebon ke-544 |
|
|---|
| Ono Surono Tampil Tenang di Cirebon, Beri Respons Isu Penggeledahan Rumahnya oleh KPK |
|
|---|
| Rumahnya sempat Digeledah KPK, Ono Surono Hadir di Rapat Paripurna Hari Jadi Kabupaten Cirebon |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Aksi-brutal-geng-motor-yang-menyerang-permukiman-warga-di-Blok-Tumariti.jpg)