"Lapor, Pa Dedi! Jalan Provinsi di Subang Rusak!" Warga Khawatir Kecelakaan Terus Mengintai
Kerusakan jalan semakin parah jika hujan turun karena kondisi jalan rusak tersebut banjir tergenang air hingga menyebabkan kemacetan panjang.
Penulis: Ahya Nurdin | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Subang, Ahya Nurdin
TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Kerusakan di jalan provinsi penghubung Subang-Pamanukan terutama di wilayah Wates di Kecamatan Binong, semakin menyiksa warga dan pengguna jalan.
Hingga hari ini belum terpantau adanya perbaikan jalan rusak yang sudah berbulan bulan tak tersentuh perbaikan tersebut.
Kerusakan jalan semakin parah jika hujan turun karena kondisi jalan rusak tersebut banjir tergenang air hingga menyebabkan kemacetan panjang.
Selain itu diperparah lagi dengan kendaraan berat pengangkut batu dan tanah merah yang menyebabkan jalan semakin rusak dan arus tersendat hingga menimbulkan kemacetan.
"Kerusakan jalan ini sudah berbulan-bulan tak diperbaiki, pengguna jalan sangat terganggu dan menghambat aktivitas masyarakat," ujar Rohmat, salah seorang pengguna jalan, Rabu (4/6/2025).
Diperparah lagi ini kendaraan berat beroperasi nonstop 24 jam, selain memperparah kerusakan jalan juga menghambat kelancaran arus lalulintas.
"Mobil proyek ini juga minim tindakan dari aparat terkait, operasinya nonstop tak ngenal waktu hingga aktifitas warga terganggu," ucapnya.
Tentunya ia selaku pengguna jalan dan masyarakat umum meminta pihak Bina Marga Provinsi Jabar untuk segera perbaiki jalan tersebut karena sangat mengganggu aktivitas masyarakat.
"Mohon pak Gubernur segera perbaiki kerusakan jalan provinsi dan tindak truk pengangkut tanah, aktivitas masyarakat sangat terganggu dan juga membahayakan bagi pengguna jalan," katanya.
Senada juga dikatakan oleh Ibnu Rahman warga Pamanukan yang tiap hari mengantar istrinya kerja di salah satu perusahaan di Subang.
"Kerusakan jalan provinsi di depan SPBU Wates Binong ini sering terjadi kecelakaan terutama yang menimpa kendaraan roda dua, karena lubang jalan yang rusak diameternya sangat dalam,"ucapnya.
Kalau malam, lanjut Ibnu, jalan provinsi ini sering menyebabkan kemacetan panjang karena pengendara harus berhati-hati saat melintasi jalan rusak.
"Macet kalau malam diperparah lagi kendaraan besar yang lalu-lalang tanpa aturan, sehingga menghambat aktifitas warga," katanya.
Ibnu meminta Gubernur Jabar Dedi Mulyadi melakukan sidak dan segera memperbaiki kerusakan jalan provinsi tersebut sebelum memakan korban jiwa.
"Pak Gubernur Jabar Kang Dedi Mulyadi, tolonglah segera perbaiki kerusakan jalan di jalur provinsi wilayah Wates Binong Subang, karena kerusakannya sangat parah bisa membahayakan penggunaan jalan," pungkasnya. (*)
| Mengapa Bukan Pemkot Bandung Malah Dedi Mulyadi yang Bongkar PKL di Eyckman? Ini Penjelasan Farhan |
|
|---|
| Farhan Ungkap Alasan Pembongkaran 50 Lapak PKL Oleh Dedi Mulyadi di Bandung Berjalan Tanpa Gesekan |
|
|---|
| ''Orangnya Lari,'' Momen Dedi Mulyadi Temukan Kios Miras saat Bongkar Lapak PKL di Sukajadi |
|
|---|
| Tindak Lanjut Usai Kirab Budaya, KDM Bakal Tata Fasilitas Seni dan Budaya di Jabar |
|
|---|
| ''Cukup Buat Makan,'' Dedi Mulyadi Pastikan PKL di Jalan Eyckman Bandung Dapat Uang Kompensasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Kendaraan-tersendat-saat-melintasi-jalan-rusak-di-kawasan-depan.jpg)