Jumat, 8 Mei 2026

Pasutri yang Ditemukan Mengenaskan di Serang Ternyata Korban Perampokan, Curiga Bukan Rampok Biasa

Sang istri, Petry meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan sementara Wadison ditemukan dalam karung dengan kondisi kritis.

Tayang:
Istimewa/ Tangkapan layar. dok TribunBanten
MAYAT - Warga Puri Anggrek, Kecamatan Walantaka, Kota Serang Banten digegerkan dengan kasus dugaan pembunuhan yang menimpa pasangan suami istri, Minggu (1/6/2025) 

TRIBUNJABAR.ID - Pasangan suami istri di Kota Serang, Banten, jadi korban perampokan di rumahnya sendiri. 

Akibat aksi perampokan sadis tersebut, sang istri meninggal dunia dan suaminya terluka.

Kornam adalah Wadison Pasaribu dan istrinya Petry Sihombing.

Baca juga: Teriakan Bocah di Serang Kagetkan Warga, Minta Tolong karena Ibu Tewas Terikat, Ayah dalam Karung

Peristiwa perampokan tersebut terjadi di rumah korban di Puri Anggrek, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Banten, Minggu (1/6/2025).

Sang istri, Petry meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan, tengkurap di atas kasur dengan tangan terikat.

Sementara Wadison ditemukan dalam karung dengan kondisi kritis.

Pekerjaan pasutri korban perampokan orang tak dikenal ini pun jadi sorotan. 

Kapolresta Serang, Kombes Pol Yudha Satria, mengatakan hasil identifikasi sementara di Tempat Kejadian Perkara (TKP) ditemukan bahwa ada pintu belakang yang rusak akibat dibobol pelaku.

"Dari pintu belakang kami cek TKP ada rusak didobrak terlihat dari engsel pintu yang rusak diduga para pelaku masuk ke sana. Dugaannya (pelaku) lebih dari satu orang," kata Yudha.

Yudha menyebut, akan mengorek informasi langsung dari suami korban yang saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara, Kota Serang.

"Kami akan mencoba keterangan dari suami korban apakah ada barang barang yang hilang," ujar Yudha.

Peristiwa dugaan perampokan dengan kekerasan tersebut pertama kali diketahui tetangga korban Jansen Pasaribu (56). 

Saat itu, anak korban Maysean Pasaribu sekira pukul 04:15 keluar rumah dengan kondisi panik menggedor-gedor gerbang depan. 

Kata Kapolresta, kedua anak korban yang sempat disekap di dalam kamar saat ini dititipkan ke kerabatnya.

"Sean meminta tolong ke tetangganya yang rumahnya tepat berada di seberang rumah korban," katanya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved