Rabu, 6 Mei 2026

Jabar Diguncang 118 Gempa Bumi selaam Mei 2025, Ada Jutaan Petir Menyambar

Berdasarkan letak hiposenternya, terjadi 75 gempa bumi yang berpusat di laut, sedangkan 43 kejadian gempa bumi lainnya berpusat di darat.

Tayang:
Tribun Timur
ILUSTRASI GEMPA - BMKG Stasiun Geofisika Bandung mencatat ada sebanyal 118 kali gempa bumi telah mengguncang wilayah Jawa Barat dan sekitarnya selama Mei 2025. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - BMKG Stasiun Geofisika Bandung mencatat ada sebanyal 118 kali gempa bumi telah mengguncang wilayah Jawa Barat dan sekitarnya selama Mei 2025.

Berdasarkan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi dengan kedalaman dangkal (D<60>300 km) sebanyak 0 kejadian dengan rentang 2 km hingga 167 km. Sedangkan untuk magnitudo, gempa bumi terbesar yang tercatat adalah 4.2 dan magnitudo terkecil yang tercatat adalah 1.2.

Berdasarkan letak hiposenternya, terjadi 75 gempa bumi yang berpusat di laut, sedangkan 43 kejadian gempa bumi lainnya berpusat di darat.

Baca juga: Gempa Cianjur: BPBD Pastikan Belum Mendapatkan Laporan Kerusakan, Warga Diimbau Jangan Panik

"Sepanjang periode Mei 2025 terdapat 9 kali gempa bumi yang dirasakan, salah satu kejadian gempa bumi dirasakan tersebut terjadi pada 30 Mei 2025 pukul 04:12:25 WIB, yang berpusat 7.38 LS dan 107.18 BT pada kedalaman 10 Km. Gempa berkekuatan 4.2 ini dirasakan (MMI): dirasakan di Kecamatan Pagelaran dan Kecamatan Pasirkuda, dan Cianjur II-III MMI.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif," kata Kepala Stasiun Geofisika Bandung, Teguh Rahayu, Minggu (1/6/2025).

BMKG juga mencatat ada sebanyak 1.236.093 kejadian petir di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya selama Mei 2025.

Aktivitas sambaran petir sepanjang periode tersebut menunjukkan pada minggu ke satu Mei 2025 merupakan aktivitas tertinggi petir CG (-) sebanyak 262.992 kejadian. Sedangkan aktivitas petir CG(+) tertinggi juga terjadi pada minggu kesatu sebanyak 202.178 kejadian.

Sepanjang Mei 2025, kejadian petir tertinggi terjadi pada 6 Mei 2025 sebanyak 113.538 kejadian dan jumlah kejadian terendah terjadi pada 27 Mei 2025 sebanyak empat kejadian.

"Wilayah dengan jumlah petir tertinggi adalah Kabupaten Sumedang, Kabupaten Cianjur, dan Kabupaten Majalengka. Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," katanya.(*)

Baca juga: Berada di Jalur Sesar Lembang, Kantor Baru DPRD Bandung Barat Harus Dipasang Alarm Gempa

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved