Senin, 25 Mei 2026

TPU Terpadu Cibiru Diresmikan, Farhan Tegaskan Layanan Pemakaman Gratis dan Antipungli

Farhan menegaskan, seluruh layanan pemakaman gratis dan bebas pungli bagi seluruh warga.

Tayang:
Penulis: Tiah SM | Editor: Siti Fatimah
Dok Humas Pemkot Bandung
PERESMIAN TPU TERPADU -  Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan meresmikan Taman Pemakaman Umum (TPU) Terpadu Cibiru, Kamis, (22/05/2025,). TPU ini menjadi pemakaman terpadu yang melayani pemakaman Islam, kristen, katolik dan penghayat kepercayaan. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID , BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan meresmikan Taman Pemakaman Umum (TPU) Terpadu Cibiru, Kamis, (22/05/2025,). TPU ini menjadi pemakaman terpadu yang melayani pemakaman Islam, kristen, katolik dan penghayat kepercayaan.

Farhan menegaskan, seluruh layanan pemakaman gratis dan bebas pungli bagi seluruh warga.

Farhan mengingatkan, lahan pemakaman kerap menjadi sasaran pungli oleh oknum tak bertanggung jawab. 

Farhan instruksi Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang (Disciptabintar) Kota Bandung sebagai pengelola TPU, agar bekerja sama dengan TNI dan Polri untuk memastikan tidak ada praktik semacam itu. 

Baca juga: Wawalkot Bandung Erwin Ultimatum Pekerja TPU Imbas Adanya Pungli, Tak Segan Melakukan Proses Hukum

“Saya minta Disciptabintar bekerja sama dengan TNI dan Polri untuk memastikan tidak ada pungli. Jika terjadi, segera lapor RW, lurah, atau wakil rakyat,” tegasnya.

Menurut Farhan, pentingnya menjadikan pelayanan pemakaman sebagai bagian dari pelayanan dasar yang harus diakses semua warga tanpa diskriminasi maupun pungutan liar. 

“Ketersediaan fasilitas pemakaman merupakan kebutuhan mendasar. Karena itu, pengelolaan pemakaman umum menjadi hal yang harus terus ditingkatkan,” ungkapnya.

Farhan mengatakan,  TPU Terpadu Cibiru dibangun dengan memperhatikan nilai ekologis, estetika, kemasyarakatan, kebangsaan, dan keagamaan. 

Ia berharap konsep pemakaman terpadu ini menjadi percontohan bagi pengembangan TPU masa depan. 

“Mari kita jaga bersama taman pemakaman ini agar tetap bermanfaat hingga masa yang akan datang,” ajaknya.

Pada kesempatan tersebut, Farhan juga menyerahkan akta kematian kepada tiga lurah dari wilayah Antapani Tengah, Cipamokolan, dan Sukahaji. 

Penyerahan ini merupakan hasil integrasi antara aplikasi Simpleman dari Disciptabintar dan aplikasi Salaman dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk memudahkan proses pencatatan dan distribusi dokumen kematian kepada ahli waris.

“Insyaallah, setiap laporan kematian kini akan langsung diproses untuk penerbitan akta kematian, dan dokumen akan diantarkan langsung ke alamat ahli waris,” kata Farhan.

Sementara itu, Kepala Disciptabintar Kota Bandung, Bambang Suhari menyampaikan, TPU ini dibangun atas aspirasi warga. Total luas lahannya mencapai 4.875 meter persegi, terbagi menjadi dua tapak: area kantor dan area pemakaman seluas 3.450 meter persegi.

Baca juga: Kontur Tanah Curam, Perbaikan TPU Nagrog Bandung yang Longsor Butuh Waktu Lama

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved