Tabungan Emas Pegadaian di Jabar Naik Tajam Awal 2025
Prospek tabungan emas di PT Pegadaian Kanwil X Jawa Barat mengalami pertumbuhan signifikan pada awal tahun 2025.
Penulis: Nappisah | Editor: Siti Fatimah
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Prospek tabungan emas di PT Pegadaian Kanwil X Jawa Barat mengalami pertumbuhan signifikan pada awal tahun 2025.
Andri Ridwano Arisetya, Kepala Bagian Analisis Bisnis dan Evaluasi Kinerja Kanwil PT Pegadaian Jawa Barat, mengatakan, bahwa layanan tabungan emas mencatatkan peningkatan sebesar 50 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
"Kalau tahun lalu kita punya 600 kilogram, target kami tahun ini bisa mencapai 900 kilogram. Meskipun target realistisnya di angka 750 kilogram, itu sudah menunjukkan pertumbuhan 25 hingga 50 persen," kata Andri dalam acara Pelatihan Jurnalistik dan Uji Kompotensi Wartawan di Belva Hotel, Rabu (21/5/2025).
Baca juga: Apa Itu Bullion Bank? Menilik Peluang Pengelolaan Emas di Indonesia
Andri menjelaskan bahwa lonjakan tersebut tidak lepas dari kepercayaan masyarakat terhadap emas sebagai instrumen investasi yang tahan terhadap inflasi.
“Grafik harga emas itu naik terus. Emas adalah alat simpan nilai yang stabil, bahkan sejak zaman Rasulullah,” ujarnya.
Dari sisi layanan, Andri mengungkapkan Pegadaian juga terus berinovasi, salah satunya melalui kehadiran agen gadai. Agen ini memungkinkan masyarakat melakukan transaksi gadai tanpa harus datang langsung ke kantor Pegadaian.
“Kami memperluas akses dan mempermudah masyarakat, terutama di daerah yang jauh dari outlet,” ucapnya.
Salah satu inovasi terbaru yang mendorong pertumbuhan adalah produk Deposito Emas, yang resmi dirilis setelah memperoleh izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan diluncurkan secara nasional oleh Presiden Prabowo Subianto, saat peresmian Bullion Bank pada 26 Februari 2025.
Baca juga: Harga Emas Hari Ini Rabu 21 Mei 2025 Turun Lagi, Antam Jadi Rp1.941.000, Cek UBS dan Galeri 24
“Sejak peluncuran hingga 19 Mei 2025, pertumbuhan deposito emas mencapai lebih dari 200 persen. Bahkan, dibandingkan masa piloting sebelumnya, pertumbuhannya menyentuh angka 20.000 persen,” jelas Andri.
Produk ini memungkinkan nasabah yang telah memiliki minimal 5 gram tabungan emas untuk mengunci emasnya dalam bentuk deposito dan mendapatkan keuntungan dalam bentuk tambahan gram emas.
"Rate-nya saat ini memang baru sekitar 1 persen per tahun, tapi keuntungannya bukan hanya dari bunga, melainkan juga dari kenaikan harga emas itu sendiri," tambahnya.
Saat ini, pihaknya memiliki sekitar 1,35 juta nasabah aktif, dengan 65 persen di antaranya berada dalam usia produktif, yaitu di bawah 45 tahun.
Sementara itu, 43 persen dari total pinjaman digunakan untuk kebutuhan konsumtif, sisanya untuk kegiatan produktif dan usaha.
"Kami melihat perputaran pembiayaan sangat cepat. Ada yang menggunakan dana untuk usaha, lalu melunasi, dan kembali mengajukan pinjaman. Ini menunjukkan kepercayaan dan efisiensi layanan kami," tutur Andri.
| Harga Emas Hari Ini Senin 11 Mei 2026 di Pegadaian Stabil, Cek Galeri 24 hingga Antam |
|
|---|
| Harga Emas Hari Ini Minggu 10 Mei 2026 di Pegadaian, Antam Stabil, Cek Galeri 24 |
|
|---|
| Harga Emas Hari Ini Jumat 8 Mei 2026 di Pegadaian, Antam dan Galeri 24 Naik |
|
|---|
| Harga Emas Hari Ini Kamis 7 Mei 2026 di Pegadaian Meroket, Antam Rp2,9 Juta, Cek Galeri 24 |
|
|---|
| Harga Emas Hari Ini Selasa 5 Mei 2026 di Pegadaian Turun Tipis, Cek Antam hingga Galeri 24 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Andri-Ridwano-Arisetya-Kepala-Bagian-Analisis-Bisnis-dan-Evaluasi-Kinerja-Kanwil.jpg)