Wali Kota Bandung Farhan Tegaskan Event Lari Miliki Dampak Ekonomi yang Luas
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan pentingnya olahraga sebagai motor penggerak ekonomi kota.
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan pentingnya olahraga sebagai motor penggerak ekonomi kota.
Farhan menyampaikan bahwa olahraga, khususnya lari, memiliki dampak ekonomi yang luas, sekaligus menjadi bagian dari strategi pemasaran kota melalui konsep tourism, trading, and investment (TTI).
“Ketika pelari datang, mereka belanja, menginap, dan mengenal Bandung. Itu meningkatkan ekonomi dan menarik investasi. Itulah konsep tourism, trading, and investment yang kami usung,” ujar Farhan di sela kegiatan bank bjb Bandoeng 10K di Balai Kota Bandung, Minggu (19/5/2025).
Ia menambahkan, potensi lari sebagai bagian dari sport tourism di Kota Bandung cukup besar. Namun, pihaknya juga menyadari perlunya perbaikan infrastruktur, koordinasi, dan kolaborasi dengan banyak pihak.
“Room to improve-nya memang banyak, tapi dari situ kita belajar. Untuk menjual Bandung sebagai destinasi sport tourism, kita harus meyakinkan pihak-pihak berwenang bahwa Bandung adalah kota paling enak untuk pelari,” ucap dia.
Baca juga: City Branding itu Penting Farhan Ingin Bangun Citra Bandung Kota Paling Enak untuk Lari
Farhan juga menyoroti keunggulan Bandung dalam hal cuaca. Suhu yang sejuk menjadi faktor penting yang dicari pelari dari berbagai kota. Kondisi ini mendukung mereka untuk mencetak catatan waktu terbaik atau personal best.
“Pelari itu sekarang suka pamer personal best di media sosial. Nah, Bandung punya peluang besar karena faktor cuaca yang adem, heart rate lebih rendah, tenaga lebih banyak, dan jalur menurun seperti di Dago ke Merdeka bikin catatan waktu bisa maksimal,” ucap dia.
Namun demikian, Farhan mengingatkan agar format lomba tetap realistis.
“Jangan full marathon, ya. Kota Bandung belum cukup tempatnya,” ucap dia.
Menurut Farhan, jika tren event lari di Bandung terus meningkat dan kualitasnya baik, maka permintaan akan meningkat. Hal ini akan mendongkrak aktivitas pariwisata (tourism), transaksi ekonomi (trading), hingga minat investasi dari pihak luar (investment).
Baca juga: Bandung Berlari Lagi! bank bjb Bandoeng 10K Gaungkan Semangat Kota Lewat Olahraga dan Budaya
“Kalau permintaan tinggi, maka tourism-nya tumbuh. Dari situ transaksi ekonomi ikut naik. Dan kalau ekonomi bergerak, investor akan datang sendiri. Itu intinya."
"Tadi disampaikan (saat konferensi pers), orang Malaysia itu senang datang ke Bandung. Nah, makannya kita dorong aktivasi Bandara Husein Sastranegara lagi," kata Farhan.
Farhan menambahkan, Pemerintah Kota Bandung berkomitmen untuk terus mendorong berbagai event lari skala kecil hingga besar sebagai bagian dari kalender pariwisata tahunan, sekaligus menjadikan Bandung sebagai kota tujuan utama sport tourism di Indonesia. (*)
| Sinergi Kemenkum Jabar dan DPRD Kota Bekasi: Bahas Aturan Penyimpangan Seksual hingga Produk Halal |
|
|---|
| Kakek di Bandung Barat Dijambret saat Hendak Menyeberang Jalan, Uang Rp 16 Juta dari Bank Raib |
|
|---|
| Angkat Warisan Budaya Lokal, Kemenkum Jabar Kebut Pendaftaran Indikasi Geografis Sepatu Cibaduyut |
|
|---|
| Tembakau Mole Siap Mendunia! Kemenkum Jabar Dorong Percepatan Hak Indikasi Geografis |
|
|---|
| Borneo FC Bisa Tekuk Semen Padang, Persib Bandung Wajib Kalahkan Arema FC |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Wali-Kota-Bandung-Muhammad-Farhan-saat-ditemui-di-ajang-bank-bjb-Bandoeng.jpg)