95 Persen Hewan Kurban untuk Hari Raya Idul Adha di Bandung Dipasok dari Luar Daerah
hewan kurban tersebut dipasok dari peternak dari daerah Kabupaten Bandung hingga Tasikmalaya
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Hewan kurban untuk kebutuhan Hari Raya Iduladha tahun 2025 mayoritas dipasok dari luar daerah, sehingga pengawasan lalu lintas hewan ternak akan diperketat untuk antisipasi penyebaran penyakit.
Berdasarkan data dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, pada tahun 2024 lalu, jumlah total pemotongan hewan kurban mencapai 14.704 ekor dengan rincian sebanyak 7.571 sapi dan 6.844 domba.
Dari jumlah tersebut, hanya 3.193 ekor yang menjalani pemeriksaan post mortem, dengan temuan kasus cacing hati pada 222 ekor sapi dan 161 ekor domba. Akibatnya, 295,57 kg organ dalam sapi dan 47,23 kg organ domba harus diafkir.
Baca juga: Menjelang Hari Raya Iduladha, Permintaan Hewan Kurban di Pangandaran Meningkat, Bakul Sapi Kewalahan
"Kota Bandung hanya mampu memenuhi sekitar 5 persen dari total kebutuhan ternak, sementara 95 persen sisanya berasal dari luar daerah," ujar Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, Minggu (18/5/2025).
Ia mengatakan, hewan kurban tersebut dipasok dari peternak dari daerah Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat (KBH), Kota Cimahi, Garut, Subang, hingga Tasikmalaya.
Situasi ini, kata Gin Gin, menjadi tantangan dalam hal pengawasan lalu lintas hewan yang masuk ke Kota Bandung dan tentunya menjadi peluang bagi peternak lokal untuk menjual hewan ternaknya dengan harga yang layak.
"Tetapi pengawasan teknis harus kami optimalkan, mulai dari pemeriksaan dokumen seperti Sertifikat Kesehatan Hewan (SVKH), asal-usul hewan, tempat penampungan, hingga proses penyembelihan dan pemeriksaan daging," katanya.
Selain itu, DKPP Kota Bandung juga menyelenggarakan Pelatihan Pemotongan Hewan Kurban secara halal dan higienis bagi pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) se-Kota Bandung dengan total 175 peserta dari setiap kecamatan.
"Pelatihan ini bertujuan membentuk kader teknis di lingkungan masjid, agar mampu melakukan pemotongan yang benar secara syar’i dan higienis, serta memeriksa daging yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (HAUS)," ucap Gin Gin.
Baca juga: Tanda yang Harus Diketahui Warga Cirebon, Penentu Hewan Kurban Aman Disantap
Pelatihan ini melibatkan narasumber dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung, Yayasan Pembina Masjid Salman ITB, Lembaga Penyelia Halal Salman ITB, serta Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat.
Dengan upaya ini, DKPP berharap masyarakat Kota Bandung dapat melaksanakan ibadah kurban dengan aman dan nyaman, serta memperoleh daging kurban yang sehat dan layak konsumsi.
Hari Raya Iduladha
hewan kurban
hewan ternak
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP)
Kota Bandung
Gin Gin Ginanjar
| Muhammad Farhan Ancam Tindak Pelaku Jika Ditemukan Ada Penimbunan Minyakita di Bandung |
|
|---|
| Detik-detik Pencurian Modus Ajak Ngobrol di Cijerah Terekam CCTV, Uang untuk Beli Hewan Kurban Raib |
|
|---|
| Gagasan Dedi Mulyadi Usulkan Pembangunan Underpass Jalan Pasteur ke Pemkot Bandung Solusi Kemacetan |
|
|---|
| Sidak Pasar Sederhana, Farhan Ungkap Penyebab Masih Ada Pengecer Jual MinyaKita di Atas HET |
|
|---|
| Pelaku Pembunuhan di Cinambo Bandung Berhasil Ditangkap di Cirebon, Ternyata Warga Ujungberung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/pemeriksaan-hewan-kurban-b.jpg)