Tata Ditemukan Tidak Bernyawa di Pinggir Sungai Ciputri Majalengka, Ini Dugaan Penyebab Meninggal

Tata Suharta (59) ditemukan tak bernyawa di pinggir Sungai Ciputri. Warga Desa Rajagaluh, Kabupaten Majalengka, diduga terpeleset.

Penulis: Adhim Mugni Mubaroq | Editor: Giri
Dok. Koramil 1709/Rajagaluh
DI PINGGIR SUNGAI - Jenazah Tata Suharta (59), warga Desa Rajagaluh, Kabupaten Majalengka, ditemukan di pinggir Sungai Ciputri, Selasa (13/5/2025). 

Laporan Kontributor Majalengka, Adim Mubaroq

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA – Tata Suharta (59) ditemukan tak bernyawa di pinggir Sungai Ciputri. Warga Desa Rajagaluh, Kabupaten Majalengka, diduga meninggal dunia setelah terpeleset lalu jatuh ke bebatuan.

Tata ditemukan pada Selasa (13/5/2025) sekitar pukul 16.30 WIB.

"Korban diduga meninggal dunia akibat terpeleset saat berada di pinggir sungai lalu jatuh dan menimpa batu," ujar Danramil 1709/Rajagaluh, Kapten Inf Dadang Purnomo, kepada wartawan, Rabu (14/5/2025). 

Pihak TNI bersama tim inafis Polres Majalengka dan petugas puskesmas mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan setelah mendapat laporan.

Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Baca juga: Sosok Mayor Anda Rohanda yang Gugur Dalam Insiden Ledakan di Garut di Mata Anak, Tak Pernah Ngeluh

Dadang mengungkapkan, pihak keluarga sudah diberikan penjelasan terkait kejadian ini. Keluarga korban menerima dengan ikhlas atas musibah yang menimpa Tata Suharta.

"Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban selama ini sering sakit-sakitan dan memiliki riwayat hipertensi atau tekanan darah tinggi," jelas Dadang.

Baca juga: Puting Beliung Terjang Majalengka, 39 Rumah, Kandang Ayam, Pabrik, dan Fasilitas Pendidikan Rusak

Jenazah Tata telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. Kejadian ini dianggap sebagai musibah, dan keluarga telah menerima dengan lapang dada. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved