220.131 Kendaraan Padati Jalur Wisata Lembang Selama Libur Lebaran, Masih Akan Bertambah
Ribuan kendaraan terus memadati jalur objek wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) selama libur Lebaran.
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Giri
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ribuan kendaraan terus memadati jalur objek wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) selama libur Lebaran. Angkanya terus naik sejak hari H Lebaran hingga H+3 Lebaran.
Berdasarkan data dari Dinas Perhubungan KBB, jumlah kendaraan yang melintas dan masuk ke kawasan wisata Lembang saat Lebaran mencapai 68.215 unit. Kemudian pada H+1 71.802 kendaraan, H+2 73.733 kendaraan, dan H+3 63.841 kendaraan.
"Jadi khusus di kawasan wisata Lembang yang terdata selama libur Lebaran itu ada sekitar 220.131 kendaraan, naik sekitar 9 persen dari tahun lalu," ujar Kepala Dinas Perhubungan KBB, Fauzan Azima, Jumat (4/4/2025).
Menurut Fauzan, adanya peningkatan volume kendaraan yang melakukan perjalanan di kawasan wisata Lembang itu dikarenakan panjangnya masa libur lebaran tahun ini.
Ia mengatakan, pergerakan siginfikan pemudik yang melintas di Bandung Barat diperkirakan baru akan terlihat pada Senin (7/4/2025). Hal itu dikarenakan adanya kebijakan work from anywhere (WFA).
Baca juga: Jalur Wisata Lembang Diprediksi Bakal Terus Dipadati Kendaraan Wisatawan Hingga Akhir Pekan
"Untuk cara bertindak di lapangan kalau terjadi kemacetan nanti kita lakukan secara kondisional. Tapi untuk pergerakan pemudik sampai saat ini belum terlihat. Kemungkinan hari Senin baru ada pergerakan signifikan," katanya.
Sebelumnya, Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Cimahi, Ipda Yusup Gustiana, mengatakan, wisatawan masih akan terus berdatangan ke Lembang hingga 5 April 2025, kemudian arus balik akan terjadi secara berkala sampai 6 April 2025.
Baca juga: Sore Ini Bandung ke Lembang Butuh 2,5 Jam, Padat di Kedua Arah, Akhirnya Polisi Terapkan One Way
"Besok kita prediksi masih akan ada yang datang ke Lembang. Untuk arus balik hari ini, besok, dan puncaknya di hari Minggu malam," ujar Yusup.
Saat ini, kata dia, wisatawan tidak terlalu banyak yang datang ke Lembang karena sebagian sudah kembali ke daerahnya masing-masing.
"Memang belum puncak arus balik, masih ada yang ke Lembang. Tapi hari ini tidak terlalu ramai seperti hari-hari kemarin, juga karena hari ini ada jumatan, jadi kagok," katanya. (*)
| UNWO dan Al-Irsyad Salurkan Bantuan bagi Korban Longsor Cisarua KBB |
|
|---|
| Wisatawan Indonesia Paling "Pemilih" di Asia, Agoda Ungkap Tipe Akomodasi Jadi Kunci di 2026 |
|
|---|
| Resah Serangan Nyamuk, Warga Rancapanggung Cililin Tak Berhenti Nyalakan Obat Bakar Siang Malam |
|
|---|
| Horor Jutaan Nyamuk di Cililin KBB: Warga Harus Bakar Obat Nyamuk Siang Malam agar Bisa Tidur |
|
|---|
| Eceng Gondok dan Serangan Nyamuk di Saguling Bandung Barat, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ilustrasi-lembang-macet-ya.jpg)