Berita Viral
Ambulans yang Diputar Balik di Sukabumi Viral, Kades Kompa Buka Suara, Bukan Angkut Wisatawan
Kepala Desa Kompa Yulianti menyatakan ambulans itu bukan mengangkut wisatawan, melainkan akan ke lapas
Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Dian Herdiansyah.
TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Mobil ambulans yang dihentikan dan diputar balik oleh kepolisian di Parungkuda di simpang Exit Tol Bocimi kini menjadi viral di media sosial.
Sebelumnya, mobil ambulans milik Pemerintah Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, diduga bukan membawa orang sakit melainkan membawa penumpang yang akan berwisata.
Pemerintah Desa (Pemdes) Kompa, Kecamatan Parungkuda, memberikan mengklarifikasi terkait ambulans milik desa yang mengangkut orang bukan pasien.
Baca juga: Ambulans Diputar Balik Polisi di Exit Tol Bocimi, Bukan Bawa Pasien, Diduga Mau Pergi Wisata
Kepala Desa Kompa Yulianti menyatakan ambulans itu bukan mengangkut wisatawan, melainkan membawa warganya bertujuan menjenguk anggota keluarganya di Lapas.
Lantas ia pun meminta maaf selaku yang bertanggungjawab atas kendaraan yang digunakan sopir ambuland.
"Saya Kepala Desa Kompa memohon maaf atas segala kesalahan dan pelanggaran yang dilakukan oleh staf kami yaitu sopir ambulans," kata Yulianti, ujarnya, Selasa (01/04/2025).
"Setelah saya klarifikasi, ternyata beliau bukan mengantar untuk berwisata, tetapi untuk mengantar warga kami yang tidak mampu ke lapas karena memang keluarganya ada di lapas," tutur Yulianti.
Yulianti menegaskan, pihaknya sudah memberikan tindakan tegas dan meminta sopir ambulans tersebut tidak lagi mengulangi hal serupa.
"Kami sudah tindak tegas agar kejadian serupa tak kembali terjadi," tutupnya.
Sopir ambulans Desa Kompa, Yuyu mengakui bahwa dirinya memakai ambulans itu tanpa meminta izin kepada kades.
Dia pun meminta maaf atas kejadian tersebut kepada pemdes dan kades.
Baca juga: Ambulans Diputar Balik Polisi di Exit Tol Bocimi, Bukan Bawa Pasien, Diduga Mau Pergi Wisata
Dia pun menegaskan ambulans itu bukan dipakai untuk wisata, namun mengantar warga ke lapas.
"Sebenarnya bukan untuk berwisata ke Palabuhanratu, jadi mengantarkan ibu-ibu yang anaknya ada di Lapas. Saya memohon maaf ke semua pihak," singkatnya.
Sebelumnya diberitakan, Polisi Lalu lintas Polres Sukabumi menghentikan kendaraan Mobil Ambulan yang berupaya menerobos kemacetan di jalan Nasional Sukabumi Bogor tepatnya di Parungkuda, Kabupaten Sukabumi pada Selasa (01/04/2025) siang.
Polisi yang tengah berjaga di sekitar Exit Tol Bocimi Parungkuda tersebut, memberhentikan kendaraan tersebut karena menimbulkan kecurigaan adanya sejumlah penumpang di dalam mobil ambulan tersebut.
Diketahui mobil ambulans membawa penumpang tersebut milik Pemerintah Desa Pompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi.
#BeritaViral
#LokalViral
| Viral, Kisah Ibu di Rongga Urus Akta Kelahiran Anak Ditolak Dalih Sudah Tutup tapi Beres oleh Calo |
|
|---|
| Kisah Pilu Anak Disabilitas Makan Rumput di Bandung Barat, Tak Terdaftar Bansos |
|
|---|
| Sosok Enjang, TNI Gadungan yang Viral Curi 270 Kg Telur di Sumedang |
|
|---|
| Tepukan Tangan Siswa SMPN 1 Tanjungsari Sambut Ikhsan yang Viral Putus Sekolah Akhirnya Kembali |
|
|---|
| Kakek di Bandung Barat Dijambret saat Hendak Menyeberang Jalan, Uang Rp 16 Juta dari Bank Raib |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Saat-mobil-Ambulan-dihentikan.jpg)