Sabtu, 11 April 2026

Bisnis Jastip Makin Laris! Ini 8 Tips Sukses Dapatkan Cuan Saat Momen Ramadan dan Lebaran

Bisnis Jasa Titip (Jastip) memungkinkan mereka mendapatkan produk dari berbagai brand, baik lokal maupun internasional, tanpa harus bepergian langsung

Penulis: Nappisah | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Istimewa/ Arsip
ILUSTRASI BELANJA ONLINE. Bulan Ramadan menjadi momen spesial yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berbelanja kebutuhan khusus, mulai dari fashion muslim, perlengkapan ibadah, hingga makanan khas. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bisnis Jastip (Jasa Titip) semakin populer di kalangan masyarakat Indonesia. Konsep ini memungkinkan konsumen untuk menitipkan pembelian produk dari berbagai brand, bahkan dari luar negeri, kepada jastiper (penyedia jasa titip). 

Bulan Ramadan menjadi momen spesial yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berbelanja kebutuhan khusus, mulai dari fashion muslim, perlengkapan ibadah, hingga makanan khas.

Bisnis Jasa Titip (Jastip) memungkinkan mereka mendapatkan produk dari berbagai brand, baik lokal maupun internasional, tanpa harus bepergian langsung. 

Konsep ini semakin diminati karena berbagai faktor, seperti banyaknya event spesial, akses lokasi yang terbatas, serta potensi harga lebih kompetitif dibandingkan membeli langsung di Indonesia.

Andi Djoewarsa, Chief Marketing Officer Ninja Xpress, mengatakan ramadan adalah momen yang tepat bagi pelaku bisnis untuk memanfaatkan peluang, termasuk bisnis Jastip yang semakin diminati masyarakat. 

"Dengan layanan logistik yang andal, Ninja Xpress siap membantu para jastiper mengirimkan produk mereka dengan cepat dan aman,” ujarnya, Selass (25/3/2025). 

Untuk membantu para calon jastiper menjalankan bisnisnya dengan sukses, berikut 8 tips penting yang dapat diterapkan saat memulai usaha Jastip:

1. Perhatikan & Patuhi Peraturan

Pastikan semua peraturan terkait impor produk ke Indonesia dipatuhi agar terhindar dari risiko penahanan barang atau bea cukai yang tinggi.

2. Punya Akses ke Supplier

Memiliki supplier terpercaya di negara tujuan akan mempermudah proses pembelian. Kemampuan berbahasa Inggris atau bahasa lokal juga menjadi nilai tambah dalam berkomunikasi.

3. Gunakan Foto Produk yang Menarik

Meskipun tidak memiliki stok sendiri, jastiper tetap harus memperhatikan strategi pemasaran. Gunakan foto produk yang jelas dan menarik agar pelanggan semakin yakin untuk membeli.

4. Tetapkan Tarif Jasa dengan Wajar

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved