Kamis, 9 April 2026

Angka Kebakaran Tinggi, Petugas Diskar PB Kota Bandung Siaga 24 Jam Selama Mudik dan Libur Lebaran

Petugas Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung bersiaga selama 24 jam selama arus mudik dan libur lebaran.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Januar Pribadi Hamel
tribunjabar.id / Daniel Andreand Damanik
FOTO ILUSTRASI KEBAKARAN - Petugas Diskar PB Kota Bandung saat melakukan pemadaman ketika kebakaran di satu ruangan workshop, Selasa (4/3/2025). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Petugas Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung bersiaga selama 24 jam selama arus mudik dan libur lebaran karena angka kebakaran cukup tinggi.

Berdasarkan data Diskar PB Kota Bandung, sepanjang Ramadan 1446 Hijriah, telah terjadi lebih dari 20 kasus kebakaran dengan lonjakan kejadian saat mendekati lebaran. Untuk penyebab utama kelalaian, seperti lupa mematikan kompor saat memasak.

Sementara sepanjang tahun 2025, tercatat ada 60 kasus kebakaran dan 26 bencana. Dari segi wilayah, Lengkong menjadi daerah dengan jumlah kebakaran tertinggi, disusul Bandung Kulon, Regol, Babakan Ciparay, dan Bojongloa Kidul.

"Nanti setiap hari, ada dua regu atau sekitar 10 orang yang bersiaga di masing-masing UPT, serta sekitar 50 orang di Mako Pusat," ujar Kepala Diskar PB Kota Bandung, Gun Gun Sumaryana, Rabu (26/3/2025).

Dengan lebih dari 90 personel yang berjaga secara bergantian di lima titik strategis, Diskar PB berkomitmen untuk memberikan layanan cepat dan responsif terhadap kebakaran serta bencana lainnya.

Ia mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sistem siaga penuh, baik di Mako Pusat maupun di empat Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang tersebar di wilayah Utara, Timur, Barat, dan Selatan.

Baca juga: Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Kawali Ciamis, Kerugian Ditaksir Capai Rp 200 Juta

"Jika diperlukan, petugas yang sedang tidak berjaga juga siap diperbantukan," katanya.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Diskar PB Kota Bandung, M Yusuf Hidayat, mengatakan, pihaknya tidak mengenal hari libur, bahkan saat perayaan Hari Raya Idulfitri.

"Sebagai OPD yang menangani kebakaran dan bencana, kami tetap menjalankan kesiapsiagaan selama 24 jam dengan sistem pergantian regu agar tidak ada kekosongan petugas," ujar Yusuf.

Yusuf mengatakan, pihaknya juga siap menghadapi lonjakan kejadian darurat selama libur Lebaran, baik kebakaran maupun bencana alam.

"Kami berharap masyarakat juga ikut berperan aktif dalam pencegahan kebakaran dan bencana agar Idulfitri dapat dirayakan dengan aman dan nyaman," katanya. (*)

Artikel TribunJabar.id lainnya bisa disimak di GoogleNews.

IKUTI CHANNEL WhatsApp TribunJabar.id untuk mendapatkan berita-berita terkini via WA: KLIK DI SINI

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved