Senin, 13 April 2026

Kepala Sekolah Minta Maaf Atas Sikap Oknum Guru yang Diduga Bully Murid soal Tunggakan Bayar LKS

Pihak satu SD negeri di Indramayu meminta maaf atas kejadian oknum guru berinisial PA yang dinilai bertindak keterlaluan terhadap muridnya.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Giri
Tribun Cirebon/Handhika Rahman
KONFIRMASI - Disdikbud Indramayu saat datang ke sekolah tempat IA yang diduga di-bully oknum guru untuk melakukan konfirmasi, Kamis (20/3/2025) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Pihak satu SD negeri di Kecamatan/Kabupaten Indramayu meminta maaf atas kejadian oknum guru berinisial PA yang dinilai bertindak keterlaluan terhadap muridnya. Dia diduga melakukan perundungan karena murid itu menunggak membayar buku LKS senilai Rp 120 ribu.

IA murid kelas tiga itu mengalami trauma dan enggan sekolah karena kerap dimarahi di depan umum.

Oknum guru yang diduga merundung IA tersebut berinisial PA yang sekaligus merupakan wali kelas korban.

“Saya atas nama pribadi dan lembaga mohon maaf. Kemarin saya juga sudah sampaikan langsung permintaan maaf jika selama ini perlakuan dari pihak sekolah kurang berkenan di hati ibu dan bapak IA,” ujar plt kepala sekolah tempat IA sekolah, Ovi Novianti, Kamis (20/3/2025).

Baca juga: Operasi Ketupat Lodaya 2025 Dimulai, Kapolres Indramayu Pastikan Mudik Aman

Kasus dugaan bullying oknum guru terhadap muridnya itu viral.

Hal tersebut terungkap setelah orang tua korban mengadu ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Indramayu.

Pemerintah pun akan melakukan tindakan tegas sesuai dengan regulasi agar kejadian serupa tidak terulang.

Ovi menceritakan, secara pribadi sebenarnya ia kurang mengetahui soal kejadian itu. Pasalnya, Ovi statusnya adalah guru definitif di SDN 8 Margadadi Indramayu.

Ia baru ditunjuk menjadi plt kepala sekolah tempat IA sekolah belum lama ini. Ovi juga meminta maaf karena kurang memantau aktivitas yang terjadi di sekolah tempatnya ditugaskan menjadi plt kepala sekolah.

“Kemarin saya dapat telepon dari rekan-rekan di sini, katanya di sini sedang ada masalah,” ujar dia.

Mengetahui kejadian itu, Ovi pun mengajak pihak sekolah langsung untuk melakukan iktikad baik dengan bersilaturahmi ke rumah orang tua korban untuk mediasi.

Baca juga: ODGJ Meninggal Tertabrak Truk Bak di Jalur Pantura Indramayu, Dibawa ke RSUD MA Sentot Patrol

Pihak sekolah juga menyampaikan permintaan maaf jika ada perilaku guru yang dirasa kurang berkenan.

Ovi turut menyayangkan karena orang tua korban tidak curhat terlebih dahulu kepada dirinya yang merupakan plt kepala sekolah.

Meski begitu dia memahami karena orang tua korban tidak mengetahui bahwa plt kepala sekolah sekarang ini dijabat olehnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved