Dedi Mulyadi Minta Cukai Rokok Tidak Terus Naik, Jadi Pemicu Beredarnya Rokok Ilegal
Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi bakal meminta agar cukai rokok tidak terus naik.
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Januar Pribadi Hamel
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi bakal meminta agar cukai rokok tidak terus naik.
Dikatakan Dedi Mulyadi, kenaikan cukai rokok diduga menjadi pemicu maraknya peredaran rokok ilegal dan berdampak pada pendapatan dari cukai rokok turun drastis.
Masyarakat pun, kata dia, lebih memilih untuk membeli rokok ilegal ketimbang rokok yang bercukai.
"Logika kenaikan cukai rokok untuk menekan agar rakyat tidak membeli rokok, malah terbalik. Dengan kenaikan cukai rokok, rokok semakin mahal," ujar Dedi Mulyadi, Kamis (20/3/2025).
Masyarakat kelas menengah ke bawah, kata dia, kecenderungannya tetap membeli rokok. Meski beralih ke rokok tanpa cukai atau rokok ilegal.
"Tetap beli rokok lebih utama daripada beli telur untuk anaknya," ucapnya.
Akibatnya kata Dedi, masyarakat miskin semakin miskin karena mengutamakan membeli rokok ketimbang untuk anak atau keluarganya.
"Untuk itu, saya meminta ke depan tidak ada lagi kenaikan cukai rokok," katanya. (*)
Artikel TribunJabar.id lainnya bisa disimak di GoogleNews.
IKUTI CHANNEL WhatsApp TribunJabar.id untuk mendapatkan berita-berita terkini via WA: KLIK DI SINI
| Fakta-fakta Keluarga Kades Intimidasi Warga di Garut, Teguran Dedi Mulyadi hingga Audit Inspektorat |
|
|---|
| Buruh Minta Dedi Mulyadi Revisi Lagi UMSK 2026, Ancam Gelar Aksi hingga Mogok Massal |
|
|---|
| Buntut Kasus Garut, Dedi Mulyadi Wajibkan Desa di Jabar Transparansi Anggaran Lewat Media Sosial |
|
|---|
| Serapan Anggaran Pemprov Jabar Tertinggi Nasional, Silpa Hanya Tersisa Rp 500 Ribu |
|
|---|
| Silpa Catat Rekor Hanya Rp500 Ribu, Serapan APBD Pemprov Jabar Tertinggi Nasional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Gubernur-Jabar-Dedi-Mulyadi-saat-rakor-penanganan-banjir.jpg)