Pemkot Bandung Siapkan Solusi Lain Tangani Banjir Gedebage, Bikin Sodetan Hingga Bangun Tol Air Lagi

Pemkot Bandung harus mencari solusi lain untuk menangani masalah banjir di wilayah itu.

Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin/Arsip
KOLAM RETENSI - Penampakan kolam retensi Pasar Gedebage yang diresmikan Rabu (5/2/2025). Pemkot Bandung optimistis kolam retensi ini akan membawa dampak terhadap kondisi wilayah sekitar yang kerap dilanda banjir. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Banjir di kawasan Gedebage, Kota Bandung hingga saat ini masih sulit diantisipasi karena masih saja terbentuk genangan air yang cukup tinggi meskipun sudah terdapat kolam retensi.

Atas hal tersebut, Pemkot Bandung harus mencari solusi lain untuk menangani masalah banjir di wilayah itu. Sebab, kerap berdampak parah ke rumah warga dan ke akses jalan Soekarno Hatta terutama saat turun hujan deras.

Waki Wali Kota Bandung, Erwin mengatakan, untuk menangani masalah banjir di Gedebage itu pihaknya sudah memiliki beberapa solusi lain yakni dengan cara membuat sodetan untuk mengalirkan genangan air.

"Untuk banjir yang di Gedebage itu, kami akan membuat sodetan dan yang kedua kami kami akan membangun tol air yang ke Cinambo," ujar Erwin, Rabu (19/3/2025).

Selain itu, pihaknya juga akan kembali membangun kolam retensi di wilayah tersebut. Sebab, kolam retensi yang sudah ada belum sepenuhnya mampu menampung debit air yang masih tinggi.

"Sekarang kami dengan DSDABM mencoba mencari titik kolam retensi yang baru, karena pas kami periksa, itu berhubungan dengan Arcamanik juga. Jadi pasti perlu, kolam retensi ini," katanya.

Erwin mengatakan, untuk membangun kolam retensi yang baru itu Pemkot Bandung sudah memiliki opsi lahan, sehingga rencana pembangunannya akan segera dilaksanakan.

"Kami cek ada beberapa tanah pemkot yang mungkin (digunakan). Mudah-mudahan bisa dipakai untuk kolam retensi karena itu sangat perlu," ucap Erwin.

Kemudian, pihaknya akan melakukan penataan drainase yang sudah tidak berfungsi optimal di sejumlah titik karena hal tersebut juga menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir di Kota Bandung.

"Penataan saluran juga penting, itu harus ada ke dalam. Kemudian kita akan nanti buat imbauan atau perda atau perwal terkait soal ini semua," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved