Jumat, 17 April 2026

Cuaca Ekstrem di Jabar: Angin Kencang di Indramayu dan Banjir di Cimahi, BNPB Imbau Warga Waspada

Fenomena cuaca ekstrem kembali melanda sejumlah wilayah di Jawa Barat.

Tribun Jabar/Gani Kurniawan/Arsip
Pengguna jalan melintasi banjir yang kembali menggenangi Jalan Raya Dayeuhkolot, di Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (8/3/2025). 

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Fenomena cuaca ekstrem kembali melanda sejumlah wilayah di Jawa Barat.

Hujan deras disertai angin kencang mengguncang Kabupaten Indramayu pada Minggu (16/3) sekitar pukul 16:45 WIB, menyebabkan kerusakan signifikan di berbagai sektor.

Kejadian ini berdampak pada dua kecamatan, yaitu Anjatan dan Kandanghaur, yang mengalami kerusakan parah di permukiman, fasilitas umum, hingga infrastruktur dasar.

Dampak bencana ini melibatkan 119 kepala keluarga (KK) yang terdampak secara langsung, dengan rincian 80 rumah mengalami kerusakan ringan dan 39 lainnya rusak berat.

Selain itu, beberapa fasilitas umum turut terdampak, termasuk satu gedung olahraga (GOR), dua fasilitas pendidikan, dan satu fasilitas kesehatan yang mengalami kerusakan ringan.

Pohon-pohon tumbang menyebabkan akses jalan tertutup, sementara aliran listrik di sejumlah wilayah sempat padam sebelum akhirnya dipulihkan oleh pihak PLN.

Sebagai langkah tanggap darurat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu segera berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk melakukan pendataan dan mendistribusikan bantuan logistik.

Tim juga terus memantau kondisi hidrometeorologi guna mengantisipasi potensi bencana susulan. Upaya pemulihan meliputi evakuasi warga, distribusi bantuan, hingga perbaikan infrastruktur yang rusak.

Pada pukul 22:05 WIB, proses evakuasi dan pembersihan pohon tumbang masih berlangsung di Kecamatan Anjatan. Di sisi lain, jaringan listrik yang sebelumnya terganggu berhasil dipulihkan oleh PLN.

Dalam penanganan ini, berbagai unsur turut berperan aktif, termasuk BPBD Kabupaten Indramayu, Dinas Sosial/Tagana, perangkat desa, TNI, dan Polri.

Berdasarkan Keputusan Bupati Indramayu No. 100.3.3.2/Kep.373/BPBD/2024, wilayah ini telah ditetapkan dalam status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi hingga 31 Mei 2025.

Banjir Merendam Cimahi

Sementara itu, di Kota Cimahi, hujan deras yang terjadi pada hari Sabtu (15/3) pukul 17:00 WIB mengakibatkan banjir besar yang merendam permukiman di Kecamatan Cimahi Selatan.

Tiga kelurahan terdampak cukup parah, yakni Kelurahan Melong, Kelurahan Utama, dan Kelurahan Cigugur.

Intensitas hujan yang tinggi dalam waktu singkat memicu luapan air yang merendam sekitar 523 kepala keluarga atau sekitar 1.555 jiwa. Proses pendataan terhadap dampak kerusakan masih terus dilakukan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved