Rabu, 29 April 2026

Pemkot Bandung dan Aparat Terkait Persempit Peredaran Miras Ilegal dan Narkoba Selama Ramadhan

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan Forkopimda sepakat untuk meningkatkan pengawasan dan menindak tegas peredaran minuman keras ilegal.

Tayang:
Polres Purwakarta
PERSEMPIT PEREDARAN - Ilustrasi botol-botol minuman keras alias miras. Pemkot Bandung dan aparat terkait mempersempit peredaran miras selama Bulan Ramadhan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Peredaran minuman keras atau miras ilegal di Kota Bandung saat Ramadhan mendapat perhatian serius dari pemerintah dan TNI/Polri.

Aparat pun terus melakukan penindakan karena bisa memicu gangguan kamtibmas.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan berdasarkan hasil rapat koordinasi, Forkopimda telah sepakat untuk meningkatkan pengawasan dan menindak tegas peredaran minuman keras ilegal.

"Kami semua sepakat untuk membuat suasana Kota Bandung tetap kondusif," ujarnya di Balai Kota Bandung, Kamis (6/3/2025).

Baca juga: Santri di Ibun Kabupaten Bandung Meninggal Dunia Setelah Dibacok Santri Lain, Ini Kronologinya

Atas hal tersebut, Farhan meminta tempat usaha yang sudah berizin untuk tidak menjual minuman keras selama bulan Ramadhan sesuai dengan peraturan daerah yang berlaku.

Selain pemberantasan miras, Forkopimda juga menyoroti penanganan narkoba.

Menurut Farhan, Pemkot Bandung tengah menjajaki upaya mengaktifkan kembali tempat rehabilitasi narkoba di Kota Bandung sebagai langkah preventif dan kuratif bagi para pengguna.

Namun, berdasarkan laporan Kapolrestabes Bandung, kata Farhan, sejauh ini kondisi keamanan di Kota Bandung masih tetap kondusif selama bulan Ramadhan.

"Dari laporan Kapolres tadi, Alhamdulillah, kondisi Kota Bandung sejauh ini baik dan kondusif. Tinggal kita pastikan pengawasan tetap berjalan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat," kata Farhan.

Namun, patroli dan razia akan terus ditingkatkan guna memastikan kenyamanan masyarakat, terutama terkait penjualan miras ilegal dan peredaran narkoba.

"Alhamdulillah, ini pertemuan Forkopimda pertama kami setelah dilantik. Diskusinya sangat menarik, banyak permasalahan yang akan kita tangani bersama," ucapnya.

Menurutnya, berbagai isu strategis telah dibahas dengan Forkompimda Kota Bandung terutama terkait menjaga ketertiban selama bulan suci Ramadhan ini. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved