Rabu, 29 April 2026

Mobilitas Mudik Lebaran Tahun Ini Diprediksi Lebih Masif, Ini Penjelasan Kadishub Jabar

Mobilitas mudik Lebaran tahun ini diprediksi lebih masif, ketimbang tahun-tahun sebelumnya. Hal ini diungkapkan Kadishub Jabar ami

Dok PT Dahana
MASIF - Ilustrasi mudik 2025. Mudik Lebaran tahun ini diprediksi lebih masif. Hal itu diungkapkan Kadisbuh Jabar A Koswara, Kamis (6/3/2025). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Mobilitas mudik Lebaran tahun ini diprediksi lebih masif, ketimbang tahun-tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Barat, A Koswara, mengatakan berdasarkan hasil survei yang dilakukan pemerintah pusat, bakal ada 160 juta pergerakan di masa arus mudik Lebaran 1146 Hijiriah.

Di Jabar pun, kata Koswara, diprediksi bakal terjadi lonjakan signifikan, baik arus mudik maupun arus balik, karena berdampingan dengan perayaan hari besar keagamaan Hindu, yakni Hari Raya Nyepi.

"Pergerakan diperkirakan lebih tinggi daripada tahun kemarin. Makanya diusulkan diperpanjang liburnya," ujar Koswara, Kamis (6/3/2025). 

Baca juga: Pemkot Bandung dan Aparat Terkait Persempit Peredaran Miras Ilegal dan Narkoba Selama Ramadhan

Di Jabar sendiri, diperkirakan ada 17 juta kendaraan yang akan keluar atau meninggalkan Jabar, mudik ke kampung halaman masing-masing.

"Yang masuk ke Jawa Barat itu sekitar 15 juta. Tapi pergerakan paling banyak di Indonesia, dari Jawa Barat," katanya.

Kendaraan yang paling banyak keluar dari Jabar, kata dia, adalah kendaraan pribadi. Antaranya mobil sekira 23 persen dan motor 18 persen.

Selebihnya, masyarakat ke luar Jabar menggunakan angkutan masal seperti bis dan kereta.

"Cuma Jawa Barat itu kan perlintasan orang mau ke Jawa Timur sama Jawa Tengah. Ini bikin repot (pengaturan lalu lintas)," katanya. (*)
 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved