Kota Bandung
Farhan Pimpin Apel Pertama di Balai Kota, Tegaskan Komitmen Bawa Bandung Lebih Unggul
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memimpin apel perdana di Balai Kota Bandung, Senin (3/3/2025) pukul 06.30.
Penulis: Tiah SM | Editor: Giri
Laporan Wartawan TribunJabar.id Tiah SM
TRIBUNJABAR.ID , BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memimpin apel perdana di Balai Kota Bandung, Senin (3/3/2025) pukul 06.30.
sesuai instruksi Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, aparatur sipil negara (ASN), masuk kerja pukul 06.30 selama Ramadhan.
Saat memimpin apel itu, Farhan berjanji pada komitmennya untuk membawa Kota Bandung menjadi lebih unggul dengan mengusung visi Bandung UTAMA, unggul, terbuka, amanah, maju, dan agamis.
Menurutnya, visi ini telah disinkronkan dengan kebijakan nasional yang diusung oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Baca juga: Sosok Pahlawan Kebersihan Sariban, Wali Kota Bandung Farhan Ungkap Momen Almarhum Bersama Kang Emil
"Saya ingin memastikan bahwa setiap langkah yang kita ambil dalam Pemerintahan Kota Bandung selaras dengan kebijakan nasional. Kita harus berinovasi dalam tata kelola pemerintahan, khususnya dalam penegakan hukum, politik, dan keamanan daerah," ujar Farhan di hadapan para peserta apel.
Menurut Farhan, sebagai salah satu kota tujuan wisata utama di Indonesia, Bandung harus mampu memberikan rasa aman. Rasa aman itu tidak hanya kepada warganya tetapi juga bagi para wisatawan yang berkunjung.
"Keamanan dan kenyamanan kota akan menjadi salah satu prioritas utama dalam masa kepemimpin saya," ujarnya.
Ia juga menjelaskan filosofi dari visi Bandung UTAMA.
Baca juga: Puasa Hari Pertama, Wali Kota Bandung M Farhan Buka Puasa Bersama Warga Kiaracondong
Menurutnya, "unggul" berarti fokus pada pengembangan sumber daya manusia, "terbuka" mencerminkan semangat inklusivitas dan keterbukaan terhadap investasi, serta "amanah" menegaskan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat.
"Selanjutnya, "maju" menandakan bahwa kita harus selalu bergerak ke depan, tidak terpaku pada masa lalu. Sementara "agamis" berarti menjadikan nilai-nilai agama sebagai fondasi moral bagi masyarakat dan pemerintahan," ucap dia.
Pada akhir sambutannya, Farhan mengajak seluruh jajaran pemerintahan untuk bekerja dengan semangat kolaborasi. Menurutnya, tidak ada kompetisi di dalam pemerintahan, yang ada hanyalah kerja sama demi kemajuan Kota Bandung.
"Saya berharap kita semua bisa bersatu dalam satu visi untuk mewujudkan Bandung yang lebih baik," ucap dia. (*)
| Wakil Wali Kota Bandung Donasikan Gaji Pertama untuk Anak Yatim, Erwin Siap Jadi Orang Tua Asuh |
|
|---|
| Pemkot Bandung Segera Tertibkan Bangunan di Sempadan Sungai, Farhan: Sertifikatnya Akan Dicabut |
|
|---|
| Pemkot Bandung dan ITB Akselerasi Kolaborasi Penanganan Sampah |
|
|---|
| Rencana Farhan Atasi Banjir di Kota Bandung, Beda Cara Tangani Genangan di Bandung Timur dan Selatan |
|
|---|
| Usai Dilantik Jadi Wali Kota Bandung, Farhan Bahas Soal Perumahan Rakyat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Wali-Kota-Bandung-M-Farhan-saat-berpidato-dalam-apel-di-Balai-Kota-Bandung.jpg)