Sabtu, 9 Mei 2026

Dedi Nonaktifkan Kepsek di Cianjur

Respons Kepala Sekolah SMAN 1 Setelah Dinonaktifkan Dedi Mulyadi Terkait Study Tour ke Bali

Kepala Sekolah SMAN 1 Agam Supriyanta menyebutkan kegiatan studi tour ke Bromo dan Bali sudah direncankan sebelum adanya kebijakan yang dikeluarkan.

Tayang:
Penulis: Fauzi Noviandi | Editor: Januar Pribadi Hamel
SMAN 1 Cianjur
RESPON AGAM - Kepala Sekolah Agam Supriyanta, Kamis (27/2/2025), merespons penonaktifan dirinya oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, terkait sturdy tour ke Bali, 

Laporan Kontributor Tribunjabar Kabupaten Cianjur, Fauzi Noviandi.

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Kepala Sekolah SMAN 1 Cianjur Agam Supriyanta menyebutkan kegiatan studi tour ke Bromo dan Bali sudah direncankan sebelum adanya kebijakan yang dikeluarkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terkait larangan study tour.

"Study tour ke Bromo dan Bali yang diikuti sebanyak 361 siswa kelas 11 tersebut sudah direncanakan jauh-jauh hari, dan dilaksanakan sebelum keluarnya instruksi gubernur," kata Agam saat dihubungi, Kamis (27/5/2025).

Kegiatan implementasi kurikulum merdeka tersebut lanjut dia, berlangsung mulai Selasa (18/2/2025) sampai Senin (24/2/2025). 

Sementara pelantikan Gubernur baru Jawa Barat digelar pada Kamis (20/2/2025).

"Saat kebijakan baru tersebut mulai diberlakukan, rombonga SMAN 1 Cianjur dan siswa yang ikut dalam kegiatan tersebut sedang dalam perjalanan menuju kota tujuan. Ketika itu kita tidak bisa diminta untuk kembali, karena ada beberapa pertimbangan, seperti spikologis para siswa," ucapna.

Selain itu ia mengatakan, dalam kegiatan tersebut tercatat ada sebanyak 78 siswa yang tidak ikut, hal tersebut merupakan bukti bahwa kegiatan tersebut tidak bersifat wajib.

Baca juga: BREAKING NEWS, Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepsek SMAN 1 Cianjur, Buntut Gelar Study Tour ke Bali

"Siswa yang ikut dalam kegiatan itu harus membayar biaya sebesar Rp 3,6 juta. Para siswa yang ikut dalam outing class tersebut juga mengumpulkan uang dengan cara menabung, bahkan sebelum rombongan berangkat juga dilakukan poling dan Mou, persiapanya memang sudah dilakukan setahun tahun lalu," ucapnya.

Agam mengatakan, pihaknya bersedia untuk bertanggung jawab atas keberangkatan ratusan siswanya tersebut ke Bromo dan Bali. Selain itu ia mengaku dirinya sudah memberikan klarifikasi dan keterangan kepada Dinas Pendidik Jawa Barat.

"Pada prinsipnya kita siap melalukan perbaikan, dipastikan akan memanutuhi kebijakan yang diluarkan pemeritah kedepannya," ucapnya.

Buntut dari study tour SMA Negeri 1 Cianjur ke Bali,  Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menonaktifkan Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Cianjur, Agam Supriyanta.

Dedi Mulyadi menyampaikan hal tersebut melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, @dedimulyadi71. 

Baca juga: Siswa SMAN 1 Cianjur ke Bromo-Bali, Kepala Sekolah Sebut Kegiatan Outing Class: Tidak Wajib

Dedi Mulyadi menyatakan keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil pemeriksaan tim Inspektorat Jawa Barat. 

"Diputuskan bahwa Kepala SMA Negeri 1 Cianjur dinonaktifkan sementara karena kami harus melakukan pendalaman terhadap berbagai kegiatan pengelolaan keuangan di SMA Negeri 1 Cianjur," kata Dedi dalam unggahan videonya, dikutip Kompas.com, Kamis (27/2/2025). 

Dedi Mulyadi menegaskan, langkah serupa akan diterapkan di sekolah lain jika ditemukan kesalahan dalam pengelolaan sekolah. 

"Ini akan terus kami lakukan ke semua SMA dan SMK sehingga kami bisa mendapatkan rekomendasi objektif untuk kepentingan dunia pendidikan," ujarnya.  (*)

Artikel TribunJabar.id lainnya bisa disimak di GoogleNews.

IKUTI CHANNEL WhatsApp TribunJabar.id untuk mendapatkan berita-berita terkini via WA: KLIK DI SINI

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved