Senin, 18 Mei 2026

Jelang Ramadhan, Munggahan di Desa Cibeureum, Ciamis, Warga Botram di Jalan Sepanjang 100 Meter

Warga Blok Babakan RW 08, Desa Cibeureum, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis, kembali menggelar tradisi tahunan munggahan.

Tayang:
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Januar Pribadi Hamel
Warga Desa Cibeureum/Mulyana
MUNGGAHAN - Warga Blok Babakan RW 08, Desa Cibeureum, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis, kembali menggelar tradisi tahunan munggahan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1446 H, Selasa (18/2/2025). 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Warga Blok Babakan RW 08, Desa Cibeureum, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis, kembali menggelar tradisi tahunan munggahan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H, Selasa (18/2/2025).

Acara yang mengusung konsep kebersamaan dan bersedekah ini diikuti oleh sekitar 500 warga dan berlangsung dengan penuh kekhidmatan.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pawai taaruf pada pukul 08.30 WIB, menempuh rute yang melewati dua kecamatan, yakni Sukamantri dan Panjalu. 

Setelah melakukan pawai, para warga kemudian menggelar acara doa bersama dan makan-makan atau botram di jalan sepanjang 100 meter dengan kompak.

Tak hanya orang dewasa, bahkan anak-anak pun tampak antusias mengikuti kegiatan makan bersama tersebut.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, menu makanan yang disediakan panitia sangat sederhana, mencerminkan kebiasaan sehari-hari makanan yang dikonsumsi masyarakat setempat.

Baca juga: Tak Perlu Repot Lagi Ngaliwet Saat Munggahan, Kini Ada Liwet Online di Purwakarta

Tokoh agama setempat, Dadang, menyampaikan bahwa tujuan utama acara ini adalah untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga serta menumbuhkan kepedulian sosial.

"Kegiatan munggahan ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga momen untuk saling memaafkan dan mempererat ukhuwah. Harapannya, kita semua bisa memasuki bulan Ramadan dengan hati yang bersih dan lebih peduli terhadap lingkungan sekitar," ujar Dadang saat dihubungi melalui pesan WhatsApp.

Sebagai penutup, malam hari nanti akan diadakan pengajian yang dirangkaikan dengan santunan bagi anak yatim dan jompo dari warga setempat. 

"Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, diharapkan tradisi ini terus berlanjut dan menginspirasi masyarakat untuk lebih menumbuhkan jiwa sosial mereka," katanya. (*)

Artikel TribunJabar.id lainnya bisa disimak di GoogleNews.

IKUTI CHANNEL WhatsApp TribunJabar.id untuk mendapatkan berita-berita terkini via WA: KLIK DI SINI

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved