Rabu, 22 April 2026

Delin Kebingungan Setelah Uang Tabungan Karyawan PT Taekwang yang Dikelolanya Digondol Maling

Delin Damayanti warga Desa Curugrendeng, Kecamatan Jalancagak, Subang, harus menanggung kerugian yang cukup besar.

Penulis: Ahya Nurdin | Editor: Giri
Tribun Jabar/Ahya Nurdin
KORBAN PENCURIAN - Delin Damayanti bersama suami saat berada di Mapolsek Jalancagak, Subang, Jumat (14/2/2024). Delin menjadi korban pencurian. 

Laporan Kontributor  Tribunjabar.id, Subang, Ahya Nurdin 

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Delin Damayanti warga Desa Curugrendeng, Kecamatan Jalancagak, Subang, harus menanggung kerugian yang cukup besar. Penyebabnya, uang tabungan yang dikelolanya raib digondol pencuri.

Delin mengaku pusing harus mengembalikan uang tersebut.

Uang Rp 80 juta yang yang dicuri itu tinggal Rp 4,6 juta. Pelaku kini telah meringkuk di sel Mapolsek Jalancagak.

"Jujur saya bingung gimana harus mempertanggungjawabkan ke rekan-rekan di pabrik tempat saya bekerja, karena itu uang tabungan teman-teman di tempat kerja, PT Taekwang," ujar Delin Damayanti, Jumat (14/2/2025) siang.

Rencananya, uang tersebut akan dibagikan menjelang puasa. Uang diambil untuk dibagi-bagi sesuai nominal per orang sebelum dibagikan.

Baca juga: Kapolsek Jalan Cagak Subang Ikut Ringkus 2 Pencuri Uang Rp 80 Juta di Jok Motor, 1 Pelaku Buron

"Tapi uang tersebut malah raib di bagasi motor, dicuri oleh pelaku yang sekarang sudah ditangkap oleh Polsek Jalancagak," katanya.

Delin menuturkan, kejadian bagasi motornya dibobol maling terjadi saat dia makan di warung nasi timbel di Dusun Jabong, Desa Curugrendeng, Rabu (12/2/2025) sekitar pukul 12.30 WIB.

"Pelaku juga tadi sama-sama makan di warung timbel, tapi saya tak curiga sama sekali. Pelaku juga sudah ada di belakang motor saya setelah ngambil uang di Bank Mandiri Jalancagak," ucap dia.

Setelah makan, Delin mengaku kaget jok motornya terbuka dan uang yang disimpan di bagasi telah raib.

"Setelah raib saya curiga kepada dua motor yang ngikuti dan langsung melaporkan ke polisi Polsek Jalancagak," ucap dia.

Baca juga: Waspada! Jalur Pantura Pamanukan Subang Berlubang, Tak Hati-hati  Nyawa Bisa Melayang

Berdasarkan pengakuan pelaku, uang tersebut sudah dibagi tiga. Sebagian besar uangnya sudah dikasihkan kepada para istri pelaku.

"Uangnya sudah habis oleh pelaku, dikirim ke istrinya di Palembang. Ada juga yang buat bayar utang pinjol," katanya.

Delin berharap, uang dari istri para pelaku masih bisa disita oleh polisi.

"Sehingga saya tak mengalami kerugian terlalu besar karena itu uang tabungan rekan-rekan sepekerjaan di PT Taekwang yang akan dibagikan untuk bekal puasa dan Lebaran," ucap Delin. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved