Cegah Kejahatan, Nasabah Bank di Indramayu Diimbau Minta Pengawalan Polisi, Kapolres: Gratis
Untuk menjamin keselamatan dan keamanan, para nasabah sebaiknya meminta bantuan pengawalan dari kepolisian.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Ravianto
TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Kapolres Indramayu, AKBP Ari Setyawan Wibowo mengingatkan kepada para nasabah untuk berhati-hati saat hendak menyetor atau mengambil uang di bank dalam jumlah besar.
Untuk menjamin keselamatan dan keamanan, para nasabah sebaiknya meminta bantuan pengawalan dari kepolisian.
Ia melanjutkan, pelayanan pengawalan itu diberikan secara cuma-cuma alias gratis. Masyarakat tidak akan dipungut biaya untuk pengawalan tersebut.
Polisi dalam hal ini akan melakukan pengawalan dari bank hingga nasabah selamat sampai ke rumah ataupun sebaliknya.
“Kami mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan pengawalan polisi saat melakukan transaksi keuangan dalam jumlah besar," ujar dia didampingi Kasi Humas Polres Indramayu, Iptu Junata kepada Tribuncirebon.com, Kamis (13/2/2025).
Ari mengatakan, imbauan ini guna mengantisipasi potensi tindak kejahatan, seperti penjambretan, perampokan, dan lain sebagainya.
Apalagi nasabah yang hendak melakukan setor atau tarik tunai dalam jumlah besar kerap menjadi incaran penjahat.
Kapolres menyampaikan, untuk memanfaatkan layanan pengawalan polisi, masyarakat bisa menghubungi kantor kepolisian terdekat.
"Silakan hubungi anggota kami yang terdekat, baik dari Polsek maupun Polres. Ini merupakan bentuk pelayanan kami kepada masyarakat agar merasa aman dan nyaman dalam bertransaksi," ujar dia.(*)
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
| DPMD Indramayu Catat Ratusan BUMDes Belum Berbadan Hukum, Singgung Pentingnya Legaltias |
|
|---|
| Polisi Mendadak Datangi SD-MI di Sindang Indramayu, Ajarkan Trik Pertahanan agar Tak Mudah Diculik |
|
|---|
| Mesin Inovasi Karya Mahasiswa dan Dosen Indramayu Bantu UMKM Peternak Puyuh di Lohbener |
|
|---|
| Ratusan Warga Turun ke Pantai Tirta Ayu Indramayu: Sapu Sampah Pesisir, Komitmen Jaga Lingkungan |
|
|---|
| Jaringan Curanmor di Pangandaran Dibongkar, 3 Pelaku Asal Tasikmalaya Beraksi Lebih dari 7 Kali |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/maling-gasak-uang-rp-400-juta.jpg)