Rabu, 15 April 2026

Mobilitas Tinggi Jadi Penyebab 21 Bus TMB Rusak Berat Hingga Berujung Terbengkalai

total bus TMB yang kini sudah tidak beroperasi atau terbengkalai tersebut mencapai 21 unit

tribunjabar.id / Hilman Kamaludin
BUS RUSAK - Kondisi Bus TMB yang terbengkalai, kini hanya terparkir di Kantor Dinas Perhubungan Kota Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dinas Perhubungan Kota Bandung, mengungkap penyebab puluhan bus Trans Metro Bandung (TMB) terbengkalai dan hanya terparkir di halaman Kantor Dinas Perhubungan, Jalan SOR GBLA, Kelurahan Rancabolang, Kecamatan Gedebage.

Seperti diketahui, total bus TMB yang kini sudah tidak beroperasi atau terbengkalai tersebut mencapai 21 unit, sedangkan yang hingga saat ini masih tetap beroperasi melayani penumpang tercatat ada 34 unit.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Asep Kuswara mengatakan, penyebab bus TMB itu mengalami rusak berat hingga berujung terbengkalai karena mobilitasnya tinggi, dan safety time-nya sudah habis.

"Kemudian kemungkinan sopirnya jorok (tidak telaten) dan minimnya masyarakat naik transportasi umum bisa juga jadi penyebab (terbengkalai)," ujarnya saat dihubungi, Selasa (11/2/2025).

Dengan banyaknya bus TMB yang kini terbengkalai itu, pihaknya mengharapkan Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya bisa segera beroperasi untuk memberikan  layanan kepada masyarakat dan mengatasi kemacetan.

BRT Bandung Raya itu nantinya akan memiliki jalur sepanjang 21 kilometer yang membentang dari timur hingga ke barat. Proyek tersebut akan dimulai pada tahun 2025 dan ditargetkan rampung pada tahun 2027.

"Mudah-mudahan nanti dengan adanya BRT minat masyarakat naik transportasi publik tinggi, dengan naik BRT itu tidak akan macet karena punya jalan sendiri," kata Koswara.

Selain itu, kata dia, dengan naik BRT itu, masyarakat akan diberikan pelayanan yang nyaman dan tepat waktu, sehingga bisa waktu tempuh masyarakat Kota Bandung yang akan beraktivitas akan lebih efektif.

"Mudah-mudahan nanti masyarakat bisa beralih dari kendaraan pribadi ke mobil angkutan publik dalam hal ini BRT Bandung Raya," ucapnya.

Sementara terkait proyek BRT tersebut, secara teknis memang sudah ada Detail Engineering Design (DED) yang disiapkan Kementerian Perhubungan, kemudian rencana konstruksi fisiknya akan dibangun pada tahun ini. 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved