Minggu, 26 April 2026

Pesta Miras Maut juga Terjadi di Bogor, 4 Orang Tewas, 1 Orang Lagi Kritis

Kapolsek Bogor Tengah Kompol Agustinus Manurung mengatakan, miras yang diminum berjumlah sepuluh plastik.

|
Editor: Ravianto
rahmat hidayat/tribunnewbogor
PESTA MIRAS OPLOSAN - Lokasi Pesta miras oplosan terjadi di Jalan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor,Minggu (9/2/2025). 4 orang tewas usai menenggak miras oplosan yang diikuti 8 orang ini. 

TRIBUNJABAR.ID, BOGOR - Kasus pesta minuman keras atau pesta miras berakhir maut ternyata juga terjadi di Bogor.

Empat orang tewas dan 1 orang masih kritis setelah mereka menggelar pesta miras di Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jumat 7 Februari 2025.

Total peserta pesta miras maut ini ada 8 orang.

Sebelumnya di Desa Kademangan, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur 8 orang tewas usai menenggak alkohol murni yang dicampur minuman berperisa. 

Di Bogor, keempat orang itu tewas setelah mengalami muntah-muntah hingga sesak napas.

Keempatnya adalah Idris (63), Ridwan (68), Yudhi (36), dan Hendroyono (46).

Baca juga: BREAKING NEWS Korban Tewas Pesta Minum Alkohol Murni di Cianjur jadi 8 Orang, 4 Orang Masih Dirawat

Empat korban itu bekerja di steam pencucian motor dan sebagai penjual burung.

Steam pencucian motor ini juga dijadikan oleh empat orang ini sebagai tempat menenggak miras oplosan jenis arak gingseng (aseng) yang juga dicampur kuku bima.

ALKOHOL MURNI - Barang bukti jerigen bekas berisikan alkohol murni 96 persen yang dikonsumsi sejumlah warga di Kecamatan Mande, Cianjur, Sabtu (8/2/2025). Hingga Minggu, jumlah korban tewas menjadi 8 orang sementara 4 orang lainnya masih dirawat.
ALKOHOL MURNI - Barang bukti jerigen bekas berisikan alkohol murni 96 persen yang dikonsumsi sejumlah warga di Kecamatan Mande, Cianjur, Sabtu (8/2/2025). Hingga Minggu, jumlah korban tewas menjadi 8 orang sementara 4 orang lainnya masih dirawat. (Fauzi Noviandi / Tribunjabar)

“Ada yang kerja di steamnya juga, terus ada kerja jadi tukang burung,” kata Ketua RT 05 Fahrudin saat dijumpai TribunnewsBogor.com, Minggu (9/2/2025).

Fahrudin melanjutkan, empat orang ini sering berkumpul di steam motor itu.

“Tapi pas kejadian minum mirasnya saya tidak tahu. Kayaknya emang sering kumpul di situ,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Bogor Tengah Kompol Agustinus Manurung mengatakan, miras yang diminum berjumlah sepuluh plastik.

“Totalnya sepuluh plastik. Minumannya anggur ginseng yang dicampur (oplos) empat kuku bima,” kata Agustinus dijumpai TribunnewsBogor.com di Polsek Bogor Tengah, Minggu (9/2/2025).

Namun, sepuluh miras oplosan ini dibeli tidak bersamaan.

“Pertama dua orang TKP itu korban beli ke warung tiga plastik. Lalu dilanjutkan lagi beli tujuh plastik. Totalnya sepuluh plastik,” ujarnya.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved