Berita Viral
Sosok Anak di Sidoarjo Laporkan Ayah Kandung 10 Tahun Tak Dinafkahi, Jualan Gorengan Demi Uang Saku
Inilah sosok anak di Sidoarjo melaporkan ayah kandungnya sendiri karena 10 tahun tak dinafkahi, kisah pilunya jadi sorotan, rela jualan gorengan
Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Hilda Rubiah
TRIBUNJABAR.ID - Inilah sosok anak di Sidoarjo melaporkan ayah kandungnya sendiri karena 10 tahun tak dinafkahi, kisah pilunya jadi sorotan.
Karena aksi nekatnya mempolisikan ayah kandungnya sendiri itu, kini sosoknya jadi perbincangan.
Rupanya aksinya itu dia lakukan karena sudah tak kuat menahan sakit hati.
Dalam laporannya, sudah 10 tahun anak gadis asal Sidoarjo itu tak dinafkahi.
Hingga akhirnya melaporkan ayah kandungnya ke Polda Jatim atas kasus penelantaran.
Baca juga: Sosok Valyano Siswa SPN Dipecat Jelang Pelantikan Disebut Terindikasi Idap NPD, Rekam Jejak Terkuak
Dikutip dari TribunJatim.com, ia mengaku tidak pernah menerima nafkah dari ayah kandungnya sejak tahun 2015 silam.
Saat meminta biaya sekolah pun pilunya ia jarang mendapatkan respons baik dari ayahnya tersebut.
"Minta uang saja ke ayah selalu dimarahi, bahkan nomor teleponku diblokir," ujarnya, dikutip dari Tribunjatim.com, Minggu (9/2/2025).
Puncak kekecewaannya kepada sang ayah terjadi Desember 2024 lalu.
Saat itu, ia memberanikan diri meminta uang Rp 500 ribu untuk biaya service handphone-nya.
Kemudian, ia dijanjikan akan diberi uang pada awal Tahun Baru 2025.
Namun, ternyata janji sang ayah tak ditepati hingga sekarang.
Bahkan ia mengaku akun dan nomor WhatsApp-nya diblokir sang ayah.
Hal yang membuatnya sakit hati karena ucapan ayah kandungnya tersebut.
"Aku dibilang anak yang bisanya minta uang," katanya.
Karena kekecewaan itulah akhirnya ia melaporkan ayah kandungnya ke Polda Jatim atas tuduhan penelantaran anak.
Meski kecewa, keputusannya melaporkan ayah kandungnya itu bukan pilihan mudah.
Baginya, jalur hukum tersebut menjadi satu-satunya jalan untuk memperjuangkan haknya.
Sebab tiap kali meminta nafkah yang merupakan haknya sebagai anak, ia justru tidak jarang mendapat komentar bernada tidak mengenakkan dari keluarga ayah kandungnya.
"Padahal aku gak minta nafkah banyak, cuma minta bentuk apa yang jadi kebutuhan."
"Saya sakit hati belum tentu tentu tiap bulan dapat Rp 100 ribu, tapi tiap kali minta uang WhatsApp diblokir."
"Ayah itu gak pernah kasih nafkah sejak 2015, makanya aku akan melaporkan ayah," paparnya.
Kini, kasus gadis di Sidoarjo melaporkan ayah kandungnya atas tuduhan penelantaran anak itu beredar viral di media sosial dan menarik perhatian warganet.
Lalu, seperti apa sosok gadis di Sidoarjo yang melaporkan ayah kandungnya tersebut?
Diketahui gadis tersebut bernisial IV asal Sidoarjo.
Usianya masih 16 tahun.
Ia merupakan masih pelajar, seorang siswi kelas XII bersekolah di SMA swasta di Sidoarjo.
Dikutip dari TribunJatim.com, ia tinggal bersama ibunya di Desa Beciro Ngingor, Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur.
Sedangkan ayah kandungnya tinggal terpisah di Yogyakarta dan bekerja di Magelang.
Baca juga: Nasib Gadis Remaja yang Viral Ancam Bunuh Ibu Karena Tak Dibelikan Skincare Kini Didatangi Aparat
Karena tinggal di kota yang berbeda, IV hanya bisa berkomunikasi dengan ayah kandungnya lewat WhatsApp.
Komunikasi itu pun jarang dilakukan karena IV mengaku sang ayah jarang merespons.
Saat diminta kebutuhannya seperti biaya sekolah, IV jarang mendapat respons baik dari ayah kandungnya.
Karena hal itu membuat hidupnya bersama sang ibu memilukan.
IV pun berinisiatif berjualan gorengan untuk membantu dan meringankan beban ibunya.
Hal itu dilakukan agar demi mendapat uang saku.
IV juga menjual gorengan tersebut di sekolah.
Demi mencari nafkah dan biaya hidupnya itu, IV mengaku tidak merasa malu.
Setiap pagi IV menggoreng adonan kue untuk dijual di sekolah.
Ia rela tidur lebih malam dan bangun lebih pagi untuk menyiapkan dagangannya untuk dibawa ke sekolah dan dijualnya.
Pengacara IV, Johan Widjaja mengungkap bahwa kliennya melaporkan kasus tersebut karena sudah terlalu jengkel dengan sikap ayah kandung.
Kliennya merasa tak punya pilihan lain selain melaporkan ke polisi.
Johan Widjaja berharap dari laporan tersebut di IV bisa mendapat haknya sebagai anak.
"Penelantaran anak itu bisa masuk ranah pidana. Itu diatur di dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP)," ujar Johan Widjaja.
Viral di Media Sosial
Kasus IV melaporkan ayah kandungnya atas tuduhan penelantaran ini pun viral di media sosial.
Seperti yang terlihat dalam unggahan yang dibagikan akun Instagram @undercover.id, dikutip Tribunjabar.id, Minggu (9/2/2025).
Dalam unggahan tersebut tak sedikit warganet memberikan beragam komentar dan reaksi.
Sejumlah warganet mendukung atas aksi yang dilakukan IV karena meminta haknya.
Sebagian warganet menyinggung penyebab IV gadis di Sidoarjo melaporkan ayah kandung itu karena pula terkait fenomena Fatherless.
Ada juga sebagian warganet memberikan pandangan berbeda.
Berikut beragam komentar warganet.
"Indonesia memang benar-benar darurat Fatherless. Setuju kalau sebelum menikah ada pendidikan khusus untuk calon pengantin, yaitu mengenai tugas & tanggung jawab istri & suami. Rumah tangga bukan sekedar tentang kamu baik maka akan mendapat pasangan yg baik pula, tapi kamu baik maka Allah tahu dan Allah dengar"
"Nanti kalo ayahnya udh ga bs ngapa⊃2;in gantian telantarin dek .. aku ga pernah ngajarin anakku minta⊃2; sm ayahnya yg menjadi kewajibannya .. kalau dia abai ya biar jd dosa dia .. tetap semangat ade cantik , kelak kamu jd anak sukses"
"Apakah aku harus melakukaknya? Sidah terhitung 24 tahun sepertinya beliau menelantrakan saya"
"Anak sy 15 thn tp klo nuntut apakah benar bs dipenjarakan"
"Nah yang begini harusnya di selesaikan secara kekeluargaan, karna kalian benar benar keluarga"
"Nafkah anak perempuan menjadi tanggung jawab ayahnya sampai ia menikah.Sedangkan nafkah anak laki2 menjadi tanggung jawah ayahnya hanya sampai ia BALIGH.Ini yang perlu dipahami." tulis beragam komentar warganet.
#BeritaViral
anak
malaporkan ayah kandung
tak dinafkahi
penelantaran anak
Sidoarjo
kisah pilu
jualan gorengan
viral
Sempat Dikabarkan Tewas saat Demo, Umar Driver Ojol Asal Sukabumi Selamat, Alami Luka Serius |
![]() |
---|
Sosok Affan Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob, Dibawa ke RS Pakai Motor, Tulang Punggung Keluarga |
![]() |
---|
Sosok Gus Irfan Cucu Pendiri Nahdlatul Ulama yang Disebut-sebut Bakal Jadi Menteri Haji dan Umrah |
![]() |
---|
Viral Kisah Kocak Ojol Karimun Kepri Terima Pesanan Martabak ke Madiun, Sempat Bingung Cari Alamat |
![]() |
---|
Viral Klinik Kecantikan Kebanjiran Pasien Minta Ubah Wajah Mirip Filter seperti di Sosial Media |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.