Baksos Adam-Adrian Kembali Digelar, Menyasar 300 Penyandang Difabel dan Anak Yatim se- Bandung Raya
Ratusan murid sekolah dasar hingga sekolah menengah atas kembali memadati acara bakti sosial yang digelar dua sahabat, Adam-Adrian.
Penulis: Kemal Setia Permana | Editor: Kemal Setia Permana
TRIBUNJABAR.ID - Ratusan murid sekolah dasar hingga sekolah menengah atas kembali memadati acara bakti sosial yang digelar dua sahabat, Adam-Adrian.
Baksos yang digelar di Rumah Bhineka kembali menargetkan para difabel beserta keluarganya, serta anak yatim dan kurang mampu.
Tidak hanya memberikan bantuan seragam sekolah berupa seragam rutin dan seragam pramuka serta buku tulis, Adam-Adrian juga menyediakan layanan kesehatan gratis bagi mereka yang menjadi peserta baksos.
Dalam baksos yang digelar Sabtu (18/1/2025), lebih dari 200 siswa penyandang disabilitas dan pendampingnya hadir dalam kegiatan yang dilaksanakan di Rumah Bhineka di Jalan Hercules, Sukawarna Kota Bandung.
Baca juga: Disaksikan Mantan Menkopolhukam, Javaretro Suite Hotel Gelar PKS dengan Kodam 17/Cenderawasih
Dalam kegiatan ini, Adam yang memiliki nama lengkap Petrus Adamsantosa, menyebut bahwa bersedekah tidak akan membuat miskin.
"Ini adalah program Adam-Adrian untuk pemberian pengobatan gratis dan peralatan sekolah. Targetnya khusus yatim piatu dan difabel, termasuk keluarga mereka karena mereka datang dengan keluarganya," kata Adam sebagai inisiator kegiatan bakti sosial.
Menurut Adam, kegiatan baksos ini sudah berjalan sejak 2018. Namun, sempat terhenti pada 2020-2024 lantaran Covid-19.
Namun jiwa sosial yang begitu tinggi membuat Adam dan Adrian kembali tergerak menggelar kembali baksos sehingga di awal tahun 2024 kembali digelar.
Rencananya, baksos akan digelar setiap bulan ganjil atau jika keadaan memungkinkan akan digelar satu bulan sekali.
Sementara untuk bantuan yang diberikan, hal itu disesuaikan dengan permintaan dan kebutuhan para difabel dan yatim piatu sehingga bisa saja setiap bulan berbeda-beda.
"Jadi, dari saat mereka mendaftar para penerima manfaat ini ditanya mereka membutuhkan apa. Nah lalu muncul keinginan mereka itu seragam dan pada saat musim hujan mereka membutuhkan lebih dari 1 setel seragam dan kita mengerti itu. Tapi kita juga tampung semua apa yang menjadi keinginan mereka sampai keinginan unik mereka," tuturnya.
Baca juga: Gol Ezechiel Dibalas Tendangan Spektakuler Adlin, PSKC Cimahi Sukses Imbangi Persela Lamongan 1-1
Tak hanya bantuan fisik, dari sisi kesehatan pihaknya pun ingin menjembatani kalangan difabel agar mendapatkan pelayanan kesehatan yang wajar.
Karena tidak dipungkiri banyak kaum difabel dan kalangan kurang mampu yang tidak bisa berobat karena berbagai keterbatasan.
"Perkiraan kami bakal meluas terus dan kemungkinan mereka (difabel) yang harus mengantre di fasilitas kesehatan bisa kita arahkan ke Rumah Bhineka agar mendapat pelayanan yang wajar," katanya.
Untuk memastikan pemberian bakti sosial ini tepat sasaran, pihaknya sudah membuat database sendiri yang di dalamnya terdapat nama, alamat, foto saat mendaftar dan video saat diberikan bantuan.
| PPRPI Perkumpulan Marga Pasaribu di Bandung Raya & Sumedang Dilantik, Ajak Jaga Kerukunan Bangsa |
|
|---|
| Strategi Hindari Macet Darat: Commuter Line Bandung Raya Jadi Pilihan Utama Pemudik Lokal 2026 |
|
|---|
| Payung Jangan Sampai Ketinggalan, Bandung Raya dan Jabar Masih Bakal Diguyur Hujan Sepekan ke Depan |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Jawa Barat Sepekan Diwarnai Hujan Deras dan Angin Kencang, Bandung Raya Waspada |
|
|---|
| Prakirakan Cuaca BMKG untuk Cuaca Terkini dan Sepekan ke Depan di Wilayah Bandung Raya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Peserta-baksos-berfoto-bersama-inisiator-Baksos-Adam-Adrian.jpg)