Minggu, 19 April 2026

Media Inggris Ejek Timnas Indonesia, Diminta Ganti jadi Hindia Belanda dan Bumerang Patrick Kluivert

Menurut The Guardian, Timnas Indonesia sudah memiliki cukup alasan untuk mengganti nama menjadi 'Hindia Belanda' lagi.

Editor: Ravianto
pssi.org
Starting eleven timnas Indonesia saat melawan Jepang pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (15/11/2024). Media Inggris, The Guardian menyindir agar Timnas Indonesia kembali menggunakan nama Hindia Belanda seperti saat pertama kali tampil di Piala Dunia yakni Piala Dunia 1938. 

TRIBUNJABAR.ID, LONDON - Penampilan mengejutkan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 mengundang perhatian dari seluruh dunia.

Timnas Indonesia berpeluang lolos ke putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya dengan nama Indonesia atau yang kedua selain menggunakan nama Hindia Belanda.

Hingga ronde ketiga, Timnas Indonesia yang dihuni banyak pemain naturalisasi dari Belanda masih memiliki peluang besar untuk lolos langsung ke putaran final.

Soal banyaknya pemain keturunan di Timnas Indonesia ini juga tak luput dari pergunjingan publik internasional.

Bahkan surat kabar kondang asal Inggris, The Guardian, menyoroti hal ini.

Mereka menyoroti cara yang digunakan PSSI dengan menerapkan naturalisasi pemain keturunan Belanda, tak hanya satu dua pemain tetapi lebih dari itu.

Bahkan mayoritas pemain di Tim Nasional Indonesia yang didominasi pemain keturunan Belanda ini sempat jadi bahan ejekan pemain Vietnam, Do Duy Manh.

"Terkadang kami saling mengejek, tidak tahu apakah kami bermain melawan tim Belanda atau Indonesia," ucap Do Duy Manh.

Lewat pernyataan pemain Vietnam itu, publik Inggris lewat salah satu media kondang, The Guardian, memberikan pendapat mereka.

Berkacamata pada momen bersejarah di tahun 1938, saat Indonesia dengan kapten Achmad Nawir bisa tampil di Piala Dunia edisi perdana.

Namun pada saat itu skuad Garuda masih bernama Hindia Belanda, The Guardian pun menyarankan agar Timnas Indonesia kembali menggunakan nama itu.

Dengan banyaknya pemain keturunan Belanda, hingga akhirnya pemecatan pelatih Korea Selatan Shin Tae-yong dan diganti dengan sosok yang berasal dari Belanda, Patrick Kluivert.

Menurut The Guardian, Timnas Indonesia sudah memiliki cukup alasan untuk mengganti nama menjadi 'Hindia Belanda' lagi.

"Pada tahun 1938, Indonesia , dengan kapten berkacamata, Achmad Nawir, maju ke Piala Dunia sebagai Hindia Belanda."

"Dan kata 'Belanda' mungkin sebaiknya dimasukkan kembali ke dalam judul mengingat semua yang telah terjadi dengan tim sepak bola putra mereka pada abad ini."

Sumber: SuperBall.id
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved