Fokus BUMD Jabar di Tahun 2025: MUJ Dorong Energi Bersih dan Perkuat Sektor Migas
Perusahaan juga serius mengembangkan energi bersih untuk memenuhi kebutuhan energi secara terintegrasi di Jawa Barat.
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Salah satu BUMD Jabar, PT Migas Utama Jabar (Perseroda), yang dikenal sebagai MUJ, terus memperlihatkan komitmennya dalam mendukung transformasi energi dengan memprioritaskan pengembangan energi bersih sekaligus memperkuat sektor minyak dan gas (migas) di Jawa Barat.
Langkah strategis ini menjadi bagian dari visi besar perusahaan untuk mendukung terciptanya ketahanan energi nasional.
Direktur MUJ, Punjul Prabowo, mengungkapkan kesiapan perusahaan menghadapi tantangan industri migas di tengah era transisi energi. MUJ, yang didukung oleh tiga anak usahanya — PT MUJ ONWJ, PT ENM, dan PT MUJ Energi Indonesia — tidak hanya fokus pada eksplorasi dan produksi migas.
Perusahaan juga serius mengembangkan energi bersih untuk memenuhi kebutuhan energi secara terintegrasi di Jawa Barat.
“Upaya mengintegrasikan solusi energi untuk memastikan keberlanjutan di masa depan. Jawa Barat memiliki potensi besar yang harus dimanfaatkan secara optimal, energi surya, energi angin, biomassa, energi air, sampai panas bumi tengah kita masuki ini sebagai proyek strategis perusahaan,” ujar Punjul Prabowo, Jumat, 17 Januari 2025.
Salah satu tantangan strategis yang dihadapi MUJ di sektor migas adalah pengelolaan lapangan Area Operasi Pabuaran di Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Lokasi ini memiliki peran penting dalam mendukung efisiensi dan produktivitas industri migas regional.
Dengan potensi sumur aktif yang dapat menghasilkan gas hingga 10 mmscfd, lapangan Pabuaran menjadi aset strategis yang krusial untuk mendukung ketahanan energi di wilayah tersebut.
“Kami tidak hanya fokus pada eksplorasi dan produksi migas dalam peran pengelola Participating Interest (PI), tapi penguatan sektor ini akan dimulai di 2025 dengan eksplorasi dan eksploitasi lapangan Migas Pabuaran di Subang, Jawa Barat,” tambah Punjul.
Sebagai bagian dari langkah konkret, MUJ sedang mengembangkan berbagai proyek strategis di bidang energi.
Direktur Teknik dan Operasi MUJ, Muhamad Sani, menjelaskan bahwa perusahaan tengah menjalin kemitraan dengan berbagai pihak untuk pengembangan energi bersih, termasuk distribusi gas, tenaga surya, dan bioenergi di sejumlah kawasan prioritas di Jawa Barat.
Sinergi juga dilakukan bersama PT Pertamina untuk berbagai proyek pendistribusian gas serta pengerjaan EPC (Engineering, Procurement, and Construction) yang dilaksanakan oleh PT ENM.
“PT ENM fokus pada pengembangan infrastruktur energi, khususnya infrastruktur migas. Sedangkan distribusi gas seperti CNG, LNG, dan LPG maupun gas pipa untuk kebutuhan rumah tangga dan industri di Jawa Barat dilaksanakan oleh PT MUJI,” ungkap Sani.
Ia menambahkan bahwa perluasan jaringan distribusi gas menjadi prioritas untuk memastikan pasokan energi yang stabil dan efisien, terutama di wilayah-wilayah yang sangat membutuhkan.
“Perluasan jaringan distribusi gas untuk memastikan pasokan energi yang stabil dan efisien, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan,” lanjutnya.
| Dinamika Ekonomi Jawa Barat di Tengah Pelemahan Ekspor: Sektor Industri Jadi Tulang Punggung |
|
|---|
| Menapak Jejak Sejarah, Binokasih Mulang Salaka Tandai Pembukaan Kirab Budaya Padjadjaran |
|
|---|
| Warga Antusias Hadiri Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran, Ekonomi Lokal Ikut Bergeliat |
|
|---|
| 20 Poster Ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Haji 2026, Gratis Tinggal Download |
|
|---|
| Rute Baru Kirab Budaya Tatar Sunda 2026 di Tasikmalaya Malam Ini, Ada Kesenian "Mamanukan" |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Wilayah-Kerja-ONWJ-Offshore-North-West-Java-terletak-di-Laut-Jawa.jpg)