Warga Sumedang Bekerja di Suriah, Jadi Asisten Rumah Tangga, Dengar Bom Loncat, Kakinya Patah
Ai Maryati, Pekerja Migran Indonesia (PMI) warga Sumedang yang patah kaki dan dideportasi dari Suriah telah pulang ke Sumedang.
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Januar Pribadi Hamel
Laporan Kontributor TribunJabar.id, Sumedang, Kiki Andriana
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Ai Maryati, Pekerja Migran Indonesia (PMI) warga Sumedang yang patah kaki dan dideportasi dari Suriah telah pulang ke Sumedang.
Perempuan itu adalah warga Kampung Angol RT03/06 Desa Sukamantri, Kecamatan Tanjungkerta, Kabupaten Sumedang.
Ai tiba dikediamannya, Rabu (15/1/2024) dini hari.
Erni Haerani, Pengantar Kerja Ahli Muda Disnakertrans Kabupaten Sumedang, mengatakan bahwa di Suriah, Ai bekerja sebagai asisten rumah tangga.
Namun, dalam perjalanannya ke Suriah, sebenarnya Ai kecele. Dia dijanjikan bekerja di Dubai, namun kenyataannya dia dikirim ke wilayah perang.
"Dia dijanjikan bekerja sebagai asisten rumah tangga di Dubai, namun malah dikirim ke Suriah," kata Erni.
Sebelum ke Suriah, Ai sempat tinggal di penampungan di Dubai selama dua bulan. Dia kemudian diberangkatkan ke Suriah.
Baca juga: 10 Warga Jabar Dideportasi dari Suriah, Satu Pekerja Migran Asal Sumedang Patah Kaki
"Di Suriah dia tinggal di penampungan selama tiga bulan karena belum mendapatkan pekerjaan. Selama tinggal di penampungan tersebut Ai tidak diberi makan layak," katanya.
Setelah tiga bulan, dia lalu bekerja sebagai asisten rumah tangga. Di rumah tempatnya bekerja, Ai bekerja selama satu bulan. Namun, situasi perang membuatnya celaka.
"Pada suatu hari, sebuah bom meledak di dekat tempatnya bekerja. Dari lantai dua, karena kaget, dia loncat. Peristiwa ini mengakibatkan kakinya patah,"
"Di Suriah kondisi tidak aman, dan sering terdengar tembakan dan bom," kata Erni. (*)
Artikel TribunJabar.id lainnya bisa disimak di GoogleNews.
IKUTI CHANNEL WhatsApp TribunJabar.id untuk mendapatkan berita-berita terkini via WA: KLIK DI SINI
Kebakaran di Sumedang, si Jago Merah Lalap Kandang Ayam, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah |
![]() |
---|
Wujudkan Layanan Andal, PLN UP3 Sumedang Intensifkan Pemangkasan Pohon di Sekitar Jaringan Listrik |
![]() |
---|
Baznas RI Ganjar Penghargaan ke Pemkab Sumedang, Prestasi Pengelolaan Zakat |
![]() |
---|
40 Persen Bangunan Sekolah di Sumedang Rusak, Perbaikan Butuh Dana Rp 320 Miliar |
![]() |
---|
Curhat Pilu Murid SDN Rancapurut Sumedang yang Sekolahnya Rusak: Takut Roboh, Buku Kena Air |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.