Shin Tae-yong Buka Suara Pasca-Pemecatan: Pesan Haru dan Doa untuk Timnas Indonesia

Setelah sekian lama bungkam, Shin Tae-yong akhirnya menyampaikan pesan emosional melalui akun Instagram pribadinya

capture video
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong beranjak dari bench setelah dikartu merah di pertandingan Indonesia vs Guinea di Playoff Olimpiade 2024 Paris di Clairefontaine, Paris, Prancis, Kamis (9/5/2024). Indonesia kalah 0-1 setelah mendapat dua penalti. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Kabar mengejutkan datang dari dunia sepak bola Indonesia. Pelatih Shin Tae-yong resmi dipecat oleh PSSI pada 6 Januari 2025. Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dalam konferensi pers yang membahas masa depan Timnas Indonesia, khususnya untuk tahun 2025.

Setelah sekian lama bungkam, Shin Tae-yong akhirnya menyampaikan pesan emosional melalui akun Instagram pribadinya pada Sabtu, 11 Januari 2025. Dalam unggahannya, ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pendukung Timnas Indonesia yang terus memberikan dukungan selama masa kepelatihannya.

Shin juga mengucapkan terima kasih kepada Erick Thohir yang dianggapnya berperan besar dalam kemajuan Timnas Indonesia.

“Salam hormat dan salam hangat, saya Shin Tae-yong. Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Erick Thohir, presiden asosiasi, yang telah memberikan dukungan besar kepada tim perwakilan Indonesia kami dalam posisi ini. Jika bukan karena Anda, Tuan Presiden, kami tidak akan pernah mencapai keadaan seperti sekarang ini,” tulis Shin Tae-yong.

Ia juga mengenang perjalanan penuh suka dan duka bersama Timnas Indonesia. Dengan penuh harap, Shin mendoakan agar Timnas mampu menorehkan prestasi besar dengan lolos ke Piala Dunia 2026.

“Terima kasih banyak dan terima kasih kepada para pemain tim perwakilan. Kami harus lolos ke Piala Dunia 2026. Harapan saya adalah para pemain kami bisa tampil di panggung Piala Dunia,” lanjutnya. “Terakhir, saya ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah mencintai dan mendukung saya. Saya akan selalu mengingat kehangatan hati dan dukungan yang Anda kirimkan kepada saya.”

Kini, kursi pelatih Timnas Indonesia diisi oleh Patrick Kluivert, pelatih asal Belanda yang diharapkan mampu melanjutkan tongkat estafet Shin Tae-yong.

Reaksi Emosional Fisioterapis Timnas Indonesia

Pemecatan Shin Tae-yong juga meninggalkan luka mendalam bagi stafnya, termasuk fisioterapis asal Korea Selatan, Huh Ji-sub. Melalui unggahan di Instagram pribadinya pada Kamis (9/1), Huh Ji-sub mengungkapkan perasaannya yang hancur setelah keputusan tersebut diumumkan.

“Beberapa hari terakhir ini sangat sulit bagi saya. Pelatih kami diberhentikan secara tiba-tiba tanpa pemberitahuan atau rencana sebelumnya. Keputusan itu tidak hanya mengejutkan tetapi juga membuat saya merasa kosong dan kehilangan arah,” tulis Huh Ji-sub.

Fisioterapis yang telah menjalin ikatan emosional dengan Indonesia ini juga menyampaikan impian besarnya untuk membantu Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 bersama Shin Tae-yong.

“Saya datang ke Indonesia dengan hati, bukan hanya untuk pekerjaan. Indonesia sudah seperti rumah kedua saya,” ungkapnya. “Impian saya sederhana, memberikan kontribusi, sekecil apa pun, untuk mencapai mimpi besarnya lolos ke Piala Dunia.”

Huh Ji-sub mengakui bahwa pemecatan pelatih adalah hal lumrah dalam dunia olahraga. Namun, cara mendadak keputusan ini diambil membuatnya merasa kehilangan arah.

“Namun, dalam dunia olahraga, hal seperti ini sering terjadi. Pertemuan dan perpisahan bisa terjadi kapan saja tanpa kita sangka,” lanjutnya. “Meski begitu, menerima kenyataan ini tetap tidak mudah. Saya menghormati keputusan yang sudah diambil meski tidak bisa menyembunyikan rasa kecewa yang ada di hati.”

Impian yang Terpaksa Pupus

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved