Persib Bandung

Pemain dan Ofisial Persib Bandung Diserang Oknum Suporter, Persis Solo Auto Banjir Hujatan Netizen

Warganet mengingatkan Persis Solo untuk waspada karena akan away ke markas Persib Bandung di putaran kedua Liga 1 2024/2025 mendatang.

|
x Persib
Para pemain Persib Bandung membentangkan kaus bergambar mendiang Raffi Ghani saat merayakan kemenangan Persib atas Persis Solo, Minggu (29/12/2024). 

TRIBUNJABAR.ID - Persib Bandung mendapat pengalaman buruk usai bertanding lawan Persis Solo di Solo, Minggu (30/12/2024). 

Sejumlah pemain dan ofisial Persib Bandung dikeroyok saat berada di minimarket. 

Adapun pemain Persib Bandung yang menjadi korban pengeroyokan adalah Kevin Ray Mendoza.

Sementara itu, ofisial Persib Bandung yang menjadi korban pengeroyokan adalah Benediktus Adi.

Persis Solo pun mendapat kecaman keras dari warganet imbas kejadian tersebut.

Baca juga: Edo So Cute, Quote Adam Alis Paling Gacor, Berikut Ungkapan Para Pemain Persib Setelah Raih 3 Poin

Warganet mengingatkan Persis Solo untuk waspada karena akan away ke markas Persib Bandung di putaran kedua Liga 1 2024/2025 mendatang.

Selain itu, tak sedikit dari warganet yang meminta Persis Solo untuk langsung degradasi ke Liga 2.

Kecaman hingga komentar pedas warganet tersebut tampak pada postingan akun Instagram resmi Persis Solo, Minggu (29/12/2024).

"Udah pantes disebut supporter sdm rendah, tim tarkam. sampe official persib diserang. habitatmu di liga tarkam cocoknya," tulis @sandy*******.

"Nyerang pemain? Putaran 2 jgn lupa main di bandung," tulis @had******.

"SANA KE LIGA 2 AJA HUSHHH HUSHHHH," tulis @bellaset*******.

"Welcome liga 2 tempatmu memang disana," tulis @eh*****.

"GUA SUMPAHIN @persisofficial degradasi ,ga cocok di liga 1," tulis @sandradw******.

Menurut kabar yang beredar, Kevin Ray Mendoza dan Benediktus diadang oleh oknum suporter Persis Solo di satu di antara stasiun di Solo.

Baca juga: BREAKING NEWS: Resmi, Persib Juara Paruh Musim Setelah Hajar Persis Solo di Depan Pendukungnya

Kevin Ray Mendoza dan Benediktus tengah mampir ke minimarket stasiun.

Ketika hendak membayar, ada kisaran 40 orang (kurang lebih) oknum suporter dan satu di antaranya memukul Beni.

Beni yang mendapatkan pukulan lantas meminta Kevin Ray Mendoza untuk bersembunyi.

Sempat terjadi ketegangan antara Beni dan oknum suporter tersebut.

Beruntung, ada petugas stasiun dan polisi serta TNI yang turut mengamankan kondisi saat itu.

Di mana, Beni tengah ditangani oleh tim dokter Persib Bandung.

Terlihat, wajah sebelah kanan Beni dikompres agar tak terjadi lebam atau pembengkakan.

Penanganan itu disinyalir dilakukan saat masih berada di area tunggu salah satu stasiun di Kota Solo.

Selepas kejadian tak mengenakan itu, fisioterapi Persib Bandung itu membagikan kata-kata bijak melalui InstaStory pribadinya, Senin (30/12/2024).

Beni memetik untaian dari anonymus dan turut menuliskan pesan agar tak membalas kekerasan yang dialaminya.

"Hidup ini bukan untuk membalas hal yang buruk dengan hal yang sama, tapi bagaimana kita belajar membalas hal buruk dengan kebaikan -anonymus-

Membalas kekerasan dengan kekerasan bukanlah solusi, tapi mengentikan kekerasan itu sendiri adalah solusi terbik! #humanityfirst," tulis @benediktus.ap.

Hingga kini, belum ada konfirmasi terkait dari pihak kepolisian mengenai kasus pemukulan tersebut. (*)


Artikel ini telah tayang di TribunWow.com dengan judul Persis Solo Diserang Warganet Imbas Pengeroyokan Pemain dan Ofisial Persib Bandung 

Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved